Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh nilai
tukar, harga pengeluaran pemerintah, CGDP relatif terhadap US, dan CGDP
per pekerja terhadap pertumbuhan ekonomi pada negara berkembang anggota
ASEAN. Dalam penelitian ini objek yang digunakan adalah negara
berkembang pendiri ASEAN yang merupakan negara dengan pertumbuhan
ekonomi relatif tinggi di ASEAN.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode regresi
data pooling. Penelitian ini menggunakan sampel dari empat negara
berkembang di ASEAN yaitu Malaysia, Thailand, Filipina dan Indonesia
dalam periode tahun 1970 hingga 2010. Temuan dari penelitian ini
menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pada nilai tukar,
harga pengeluaran pemerintah, dan pendapatan per pekerja terhadap
pertumbuhan ekonomi. Sedangkan pendapatan per kapita berpengaruh negatif
dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mendukung teori
agregat demand dan supply, yang menyatakan bahwa nilai tukar, pendapatan
per kapita, dan pengeluaran pemerintah menjadi salah satu faktor penentu
dalam menentukan pertumbuhan ekonomi disuatu negara.