Abstract :
PDRB didefinisikan sebagai jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh
seluruh unit usaha dalam suatu wilayah, atau merupakan jumlah seluruh nilai
barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di suatu
wilayah. Dimana Tingkat PDRB dapat menggambarkan pertumbuhan Ekonimi
suatu wilayah. Tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi yang ditunjukkan
dengan tingginya nilai PDRB menunjukkan bahwa daerah tersebut mengalami
kemajuan dalam perekonomian. Propinsi Jawa Tengah adalah propinsi yang
memiliki PDRB paling rendah di pulau jawa dibandingkan propinsi-propinsi
yg lain dimana secara dominan sumber penerimaan PDRB Jawa Tengah
dipengaruhi oleh Tingkat Investasi yang terbagi menjadi dua yaitu PMDN dan
PMA, maka dari itu Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
seberapa besar pengaruh PMDN dan PMA terhadap PDRB di Jawa Tengah.
Metode Penelitian menggunakan Analisis regresi berganda dengan
menggunakan data rentang waktu 15 tahun mulai tahun 1995 hingga 2009.
Hasil analisa data menunjukkan bahwa PMDN dan PMA memiliki pengaruh
signifikan terhadap PDRB Jawa tengah.