Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang
mempengaruhi kebijakan dividen pada perusahaan-perusahaan sektor
manufaktur, baik dalam kelompok perusahaan besar maupun kelompok
perusahaan kecil, yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia 2008-2011.
Variabel yang digunakan adalah kebijakan utang, profitabilitas dan
likuiditas. Penelitian ini juga membahas tentang perbedaan pengaruh
variabel-variabel tersebut terhadap kebijakan dividen antara perusahaan
antara kelompok perusahaan besar dengan kelompok perusahaan kecil.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode linier
berganda. Jumlah perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
26 perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kebijakan utang
(DEBT) memiliki pengaruh negatif signifikan, variabel profitabilitas
(PROF) memiliki pengaruh positif signifikan, variabel likuiditas (LIQ)
memiliki pengaruh negatif signifikan, variabel interaksi kebijakan utang
dengan dummy size (DDEBT) memiliki pengaruh negatif tidak signifikan,
variabel interaksi profitabilitas dengan dummy size (DPROF) memiliki
pengaruh negatif tidak signifikan dan variabel interaksi likuiditas dengan
dummy size (DLIQ) memiliki pengaruh negatif tidak signifikan. Koefisien
determinasi (R2) sebesar 0,088851 menunjukkan bahwa kebijakan dividen
dapat dijelaskan oleh kebijakan utang, profitabilitas, likuiditas, variabel
interaksi kebijakan utang dengan dummy size, variabel interaksi
profitabilitas dengan dummy size dan variabel interaksi likuiditas dengan
dummy size sebesar 8,9% sedangkan sisanya sebesar 91,1% dijelaskan oleh
variabel-variabel di luar variabel tersebut.