Abstract :
Perencanaan kapasitas berhubungan dengan kemampuan perusahaan
untuk menghasilkan produk dalam memenuhi demand dari pelanggan.
Beberapa pertimbangan yang harus dipertimbangkan agar dapa memenuhi
demand konsumennya adalah pengukuran standart waktu kerja yang juga
memperhitungkan performance rating dan allowance time setiap pekerja.
allowance time digunakan untuk memberikan fleksibilitas dalam
menghadapi kondisi ? kondisi seperti kebutuhan personal yang bersifat
pribadi, dan faktor kelelahan.
Untuk memenuhi lonjakan permintaan perbaikan trafo, PT Mulya
Jatra pada proses produksi khususnya final assembly baik pada jenis
rekondisi maupun preventive maintenance maka dibutuhkan perencanaan
kapasitas produksi. Perhitungan kapasitas waktu yang efektif dimulai
dengan menentukan waktu siklus, waktu normal dan waktu baku terlebih
dahulu. Waktu baku merupakan waktu yang dibutuhkan oleh seorang
pekerja yang memiliki tingkat kemampuan rata ? rata untuk menyelesaikan
suatu pekerjaan. Waktu baku kemudian dapat digunakan sebagai alat untuk
membuat rencana penjadwalan kerja yang menyatakan lamanya suatu
kegiatan tersebut harus berlangsung dan jumlah output yang akan
dihasilkan serta jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan
pekerjaan tersebut. Perencanaan ini diharapkan dapat membantu perusahaan
untuk memenuhi lonjakan demand untuk perbaikan trafo pada PT Mulya
Jatra.