DETAIL DOCUMENT
Perbedaan Brand Equity Coal Processing Equipment Merek Stamler, Flschmidt Dan Gundlach Di Kalimantan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Surabaya
Author
SARI, EVI YUNITA
Subject
HD28 Management. Industrial Management 
Datestamp
2014-01-29 06:31:39 
Abstract :
Industri pertambangan batubara di Indonesia merupakan industri yang menarik karena pertumbuhannya sangat signifikan. Konsumsi batubara dalam beberapa tahun terakhir mengalami kenaikan. Meningkatnya konsumsi batubara tidak terlepas dari tingginya permintaan energi dunia, batubara merupakan sumber energi kedua terbesar setelah minyak. Batubara yang diambil dari bawah tanah (ROM) harus melalui beberapa proses agar sesuai dengan permintaan pasar. Peran coal processing equipment sangat penting dalam menentukan hasil akhir produksi. Terdapat 3 merek coal processing equipment yang di persepsikan kuat oleh konsumen di Kalimantan yaitu Stamler, FLSchmidt dan Gundlach. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan brand equity coal processing equipment merek Stamler, FLSchmidt dan Gundlach di Kalimantan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif konklusi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability sampling, dan convenience. Penelitian ini menggunakan sampel yaitu para decision maker diperusahaan pertambangan yang pernah membeli dan menggunakan coal processing equipment merek Stamler, FLSchmidt atau Gundlach minimal 6 bulan terakhir di Kalimantan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 27 responden. Data penelitian ini diolah menggunakan menggunakan program SPSS 18.0 for windows yaitu dengan menggunakan analisis deskriptif, Kruskal-Wallis test dan uji berpasangan Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan brand equity antara ketiga merek coal processing equipment tersebut. Merek FLSchmidt dan Gundlach tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Secara keseluruhan merek Stamler lebih unggul dalam semua elemen brand equity yaitu brand awareness, brand association, perceived quality, dan brand loyalty dibanding kedua pesaing. 

Institution Info

Universitas Surabaya