Abstract :
Banyaknya toko ritel pakaian muncul dengan produk sejenis yang masing-masing
berusaha untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya dan
mendapatkan profit yang cukup. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai
tujuan di atas adalah dengan menciptakan kualitas layanan yang baik. Untuk itu
perlu diteliti apa saja yang menjadi keinginan pelanggan. Jika toko ritel dapat
memberikan kualitas layanan yang baik terhadap pelanggan dapat meningkatkan
profit. Penelitian dilakukan di salah satu toko ritel pakaian yang memiliki tiga
cabang dan ketiganya berlokasi di Surabaya, antara lain toko I di Bratang
Binangun 12A, toko2 di Rungkut Kidul Industri 178 dan toko3 di Pucang Anom
48A. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat kualitas layanan masing-masing
toko apakah sesuai dengan kualitas layanan yang diharapkan pelanggan.
Penelitian ini menggunakan variabel kualitas layanan dengan ke lima
dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy. Masing-masing
toko disebarkan 125 kuesioner. Menggunakan analisis gap antara persepsi
dengan harapan konsumen untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara
persepsi dengan harapan konsumen pada kualitas layanan. Analisis MANOVA
untuk mengetahui perbedaan pada kelima dimensi kualitas layanan antara toko
ritel pakaian Kingkong cabang Bratang, Rungkut dan Pucang. Analisis Chi
Kuadrat untuk mengetahui hubungan antara karakteristik responden dengan ketiga
cabang toko ritel pakaian Kingkong. Analisis profitabilitas untuk mengetahui
neraca keuangan ketiga toko tersebut.
Hasil analisis MANOVA menunjukkan ada perbedaan dimensi reliabilitas
dan empathy di ketiga toko tersebut, sedangkan dimensi tangibles, responsiveness.
dan assurance tidak ada perbedaan. Hasil analisis Chi Kuadrat menunjukkan ada
hubungan antara usia, jenis kelamin, pekerjaan, pengeluaran, teman belanja,
seringnya belanja, pekerjaan dengan ketiga toko tersebut. Gap Toko bratang -
0,113, gap toko Pucang -0,133, gap toko Rungkut 0.001.