Abstract :
Pengukuran produktivitas sangat diperlukan oleh setiap perusahaan,
khususnya perusahaan manufaktur. Dengan pengukuran produktivitas dapat
diketahui kinerjanya selama ini. Selain itu, dapat dilakukan tindakan perbaikan
bila diperlukan.
Perusahaan Tahu "Terang" adalah sebuah perusahaan yang menghasilkan
makanan sehari-hari yaitu tahu ingin melakukan pengukuran produktivitas,
khususnya dalam proses produksinya untuk mengetahui. kinerjanya selama ini.
Dalam melakukan pengukuran produktivitas, perusahaan akan melakukan
pengukuran produktivitas, evaluasi terhadap hasil pengukuran dan perencanaan
serta tindakan perbaikan bila dirasakan perlu untuk meningkatkan efektivitas dan
efisiensi perusahaannya. Langkah-langkah tersebut dilakukan dengan
menggunakan metode OMAX (Objective Matrix).
Adapun perbaikan-perbaikan yang dilakukan perusahaan untuk
meningkatkan produktivitasnya adalah untuk mengurangi tahu cacat yang terjadi
perusahaan melakukan maintenance pada mesin penggiling dan memberlakukan
sistem rotasi untuk mengurangi kelelahan yang dialami tukang tahu sehingga tahu
cacat yang dihasilkan dapat ditekan sebesar 19.05 %; untuk mengurangi scrap
yang dihasilkan perusahaan melakukan pemilihan supplier dalam membeli kedelai
sehingga scrap yang dihasilkan mengalami penurunan sebesar 49.77 %;
sedangkan untuk mengurangi absensi karyawan perusahaan memberikan
insentif/bonus bagi karyawan yang hadir penuh selama satu bulan sehingga
tingkat kehadiran karyawan mengalami kenaikan 33.34 %.
Setelah perusahaan melakukan pengukuran produktivitas, evaluasi,
perencanaan dan perbaikan produktivitas dengan metode OMAX maka
perusahaan mengalami peningkatan produktivitas sebesar 49.82 %.