Abstract :
Akhir-akhir ini kata produktivitas semakin sering dibicarakan tetapi masih
banyak perusahaan yang belum menyadari arti pentingnya produktivitas. Hal ini
terbukti dari masih sedikitnya perusahaan yang melakukan pengukuran
produktivitas. PT " X " yang berlokasi di desa Gambiran, Prigen, merupakan
perusahaan job order dengan hasil produksi berupa roti tawar, roti bluder dan roti
kenongan, sampai saat ini belum pernah melakukan pengukuran produktivitas.
Dari hasil pengukuran produktivitas dapat diketahui bahwa produktivitas
perusahaan kurang baik karena meningkat pada awal bulan dan cenderung
menurun pada periode-periode selanjutnya. Dari hasil pengukuran dapat diketahui
faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan dan penurunan produktivitas. Faktor-faktor
yang mempengaruhi kenaikan dan penurunan produktivitas adalah
prosentase cacat yang besar, motivasi karyawan yang rendah, dan karyawan yang
absen. Setelah faktor-faktor ini diketahui, perusahaan berusaha memperbaikinya
dengan cara memberikan bonus berupa poin yang akan dikomulatifkan pada akhir
tahun dan diberikan dalam bentuk uang untuk karyawan yang tidak pernah absen
selama 1 minggu dan apabila prosentase cacat pada periode tersebut kurang dari
5%, disediakannya timer untuk mesin oven dan mixer, cara pemakaian bahan
baku berdasarkan tanggal produksi bahan baku dan cara menjaga kualitas bahan
baku, pembayaran gaji dilakukan tiap minggu. Bonus berupa poin diberikan
kepada karyawan yang tidak pernah absen selama I minggu dan apabila
prosentase cacat kurang dari 5%. Dari hasil perbaikan ini diperoleh peningkatan
produktivitas sebesar 181.55%.