Abstract :
Industri pengolahan kopi memiliki potensi yang besar untuk dapat
dikembangkan karena bahan baku yang tersedia cukup melimpah dan pasar yang ada juga
sangat terbuka. Sampai saat ini minuman kopi sangat digemari dan memiliki akar yang
sangat kuat bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, bahkan yang sangat fanatik
menjadikan minuman ini sebagai minuman yang tidak dapat ditinggalkan. Gaya hidup
inilah yang diperkirakan masih potensial untuk terus dikembangkan.
Persaingan berarti kemajuan, pertumbuhan, dan kualitas. Karena hanya
perusahaan yang berkualitas, mempunyai visi yang maju, serta senantiasa mendorong
pertumbuhannya saja yang akan selamat dalam persaingan.
Salah satu wujud dari tiga hal diatas adalah strategi pemasaran dalam lingkup
service logistic yang mengacu pada konsumen akhir. Untuk merumuskan strategi
pemasaran dalam lingkup service logistic perlu diketahui latar belakang konsumen akhir
produk kopi bubuk cap Elang Mas, serta pikiran yang ada dibenak mereka Service
Quality sebagai salah satu alat untuk mengetahui kualitas jasa dapat pula digunakan
sebagai alat untuk merumuskan suatu strategi pemasaran dalam lingkup service logistic,
karena didalamnya termuat harapan ( ekspektasi), dan persepsi pengguna produk/jasa.
Selain itu bila didukung dengan konsep keilmuan yang tepat, tentu akan mempertajam
strategi tersebut. Hal tersebut yang melandasi digunakannya ilmu Logistic dalam tugas
akhir ini sebagai penelusuran, pendefinisian, dan penyelesaian atas permasalahan yang
terjadi.
UD. Sinar Abadi ingin mengetahui sejauh mana kepuasan konsumen akhirnya
saat ini dan bagaimana prospek pengembangan produknya di masa yang akan datang,
yaitu tentang kemungkinan pengadaan ekspansi berikut jenis ekspansinya, jika dikaitkan
dengan kepuasan konsumen akhir saat ini. Dengan demikian, dibutuhkan suatu penelitian
yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya kesesuaian antara tingkat
ekspektasi dan persepsi konsumen akhir terhadap UD. Sinar Abadi dan prospek
pengembangan produk di masa yang akan datang yang sesuai dengan harapan konsumen
akhir.
Dalam penelitian untuk menganalisis tingkat kesesuaian antara ekspektasi dan
persepsi konsumen akhir, digunakan kuesioner tahap I yang diolah dengan metode
servqual. Selanjutnya, untuk mengetahui variabel mana yang menjadi permasalahan
dalam gap, digunakan metode analisis kuadran. Hasil analisis kuadran digunakan untuk
mengetahui variabel mana yang membutuhkan perbaikan dan ekspansi, sedangkan untuk
mengetahui prospek pengembangan produk dikaitkan dengan ekspansi yang sesuai
dengan harapan konsumen akhir digunakan kuesioner tahap II.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa masih terdapat gap antara
keseluruhan variabel ekspektasi dan persepsi konsumen akhir, sehingga konsumen akhir
masih belum puas. Penyebab ketidakpuasan yang utama adalah kopi bubuk cap Elang
Mas masih kurang bersih dan kurang tersedia di tempat pembelian, sehingga dibutuhkan
adanya ekspansi. Bentuk ekspansi yang paling diinginkan konsumen akhir adalah
penambahanjenis bentuk kopi bubuk yaitu dalam bentuk sachet.