Abstract :
Penerapan pengendalian sediaan sangat penting bagi badan usaha
yang bertujuan untuk mendukung pengambilan keputusan organisasi agar
didapatkan sediaan yang optimal. Permintaan yang tinggi terhadap
kebutuhan rumah tangga juga meningkatkan pembelian kompor sehingga
pengendalian sediaan sangat diperlukan karena organisasi mengeluarkan
biaya yang sangat besar untuk sediaan.
Toko Nasional merupakan badan usaha yang terletak di jalan
Veteran Utara, Makassar yang di jadikan sebagai objek penelitian.
Permasalahan yang ada dalam Toko Nasional yaitu sering terjadi kelebihan
sediaan karena pemesanan barang hanya berdasarkan perkiraan sehingga
terjadi penumpukan sediaan digudang. Jenis barang yang akan di bahas
yaitu Kompor Rinnai 522CE dan Vortex. Penelitian ini menerapkan metode
Economic Order Quantity (EOQ) untuk mengendalikan persediaan agar
tidak terjadi kelebihan stock dan dapat meminimalkan biaya persediaan.
Setelah dilakukan perhitungan dengan EOQ, didapatkan biaya-biaya
persediaan menjadi rendah serta didapatkan nilai safety stock (persediaan
pengaman) dan reorder point (pemesanan kembali).
Jumlah penghematan biaya persediaan di Toko Nasional dengan
membandingkan kebijakan awal Toko Nasional dengan menggunakan
metode EOQ untuk jenis Rinnai 522CE penghematan sebesar
Rp15.727.170 atau sebesar 7%, Sedangakan untuk kompor Vortex
penghematan sebesar Rp7.383.635 atau sebesar 4,44%. Jadi dapat
disimpulkan dengan menggunakan metode EOQ, dapat mengoptimalkan
biaya serta sediaan dalam badan usaha. Rekomendasi dalam penelitian ini,
disarankan kepada Toko Nasional agar menerapkan metode EOQ untuk
mengoptimalkan biaya sediaan.