Abstract :
PT. Suryajaya Abadiperkasa adalah perusahaan yang bergerak di bidang
pengalengan makanan. Perusahaan memproduksi jamur, meat dan baby com.
Perusahaan ini berorientasi ekspor dan dalam negeri.
Dalam kondisi persaingan yang semakin ketat dengan kompetitor sejenis
membuat perusahaan perlu mengefektifkan dan mengefisienkan faktor-faktor
produksinya. Namun selama ini perusahaan belum pernah mengadakan
pengukuran produktivitasnya, sehingga perusahaan tidak mengetahui seberapa
efisien dan efektif mereka telah bekerja.
Untuk keperluan tersebut dilakukan pengukuran produktivitas. Dari hasil
pengukuran produktivitas diketahui produktivitas perusahaan mempunyai pola
naik turun. Setelah dianalisis maka diketahui bahwa penghambat peningkatan
produktivitas adalah jumlah cacat yang dihasilkan dan mesin breakdown.
Pencapaian tertinggi nilai produktivitas terjadi pada periode IV dengan nilai
pencapaian sebesar 606.2.
Tindakan perbaikan yang dilakukan adalah perbaikan metode kerja di
bagian penimbangan dan perawatan mesin seamer. Tindakan perbaikan
diimplementasikan selama 2 periode sepuluh harian.
Setelah dilakukan perbaikan maka produktivitas perusahaan diukur
kembali untuk mengetahui apakah usaha perbaikan berhasil atau tidak. Dari hasil
pengukuran ulang produktivitas dua periode perbaikan tersebut diketahui adanya
peningkatan produktivitas perusahaan masing-masing sebesar 285.950% dan
41.075% dari nilai produktivitas VIII.