Abstract :
PT. Dipta Sunrise Nusantara adalah perusahaan yang bergerak di bidang
Sepatu Olah Raga. PT. Dipta Sunrise Nusantara merencanakan untuk memperluas
pabrik untuk memenuhi permintaan yang semakin lama semakin besar. Perluasan
pabrik tersebut berada pada lokasi pabrik yang lama, karena pada lokasi bangunan
yang sekarang masih ada sisa lahan kosong yang cukup luas. Mengingat biaya
investasi yang ditanamkan untuk perluasan pabrik tersebut relatif besar maka
diperlukan suatu studi kelayakan untuk menilai proyek tersebut.
Di dalam penelitian ini yang pertama dilakukan adalah menentukan aspek-aspek
yang akan dibahas di dalam studi kelayakan, yaitu aspek pasar, aspek teknis,
aspek manajemen, dan aspek keuangan. Setelah membahas aspek-aspek di atas,
dilakukan juga analisis sensitivitas untuk menilai sejauh mana kelayakan proyek
tersebut bila terjadi kondisi-kondisi yang tidak diharapkan.
Pada analisis aspek pasar didapat informasi bahwa jumlah permintaan terus
meningkat dari tahun ke tahun. Bila demand tersebut dibandingkan dengan kapasitas
produksi saat ini maka dapat dilihat bahwa demand yang tidak dapat dipenuhi oleh
perusahaan sangat besar sehingga cukup terbukti bahwa perusahaan perlu untuk
mengadakan ekspansi. Pada analisis aspek teknis dilakukan perhitungan EUAC untuk
menentukan mesin-mesin yang terpilih untuk proses produksi sedangkan rencana
produksi yang dibuat adalah sebesar demand yang tidak terpenuhi. Sedangkan dari
analisis aspek keuangan didapatkan total project cost sebesar Rp. 7.772.955.140,83
nilai MARR sebesar 20%, nilai NPV sebesar Rp. 65.855.147.170 IRR sebesar
58,96% (lebih besar dari nilai MARR), dan Discounted Payback Period sebesar
135,79 hari. Dari penelitian tugas akhir ini dapat disimpulkan bahwa perluasan dari
PT. Dipta Sunrise Nusantara layak untuk dilaksanakan.
Dari perhitungan break event point dapat diketahui titik break event sebesar
43.812 pasang per tahun, price minimum sebesar 27.580,69 dan safety margin
sebesar 38,71%
Kemudian dari analisis sensitivitas diketahui bahwa perluasan untuk PT.
Dipta Sunrise Nusantara masih layak apabila penurunan harga jual tidak lebih dari
17,17%, penurunan volume penjualan maksimum 36,4% dan kenaikan harga bahan
baku maksimum 11,96%.