Abstract :
Konveksi Cipta Busana adalah perusahaan yang memproduksi pakaian
wanita dengan sistem produksi job order. Produk utama yang dihasilkan adalah
celana panjang dan jas. Tingkat kepuasan pekerja bagian produksi rendah sehingga
mengakibatkan produksi tidak berjalan dengan baik dan hal ini mempengaruhi
kemampuan perusahaan dalam memenuhi order dari distributor. Oleh karena itu
akan diteliti tingkat kepuasan pekerja dengan menggunakan teori Herzberg.
Dari hasil pengolahan dan analisis data, dapat diketahui kelemahan
perusahaan yaitu pada variabel-variabel masa kerja, beban kerja, peningkatan upah,
uang premi dan kesehatan kerja Variabel-variabel ini terletak pada bagian I yang
menunjukkan tingkat kepuasan rendah dan tingkat kepentingan yang tinggi Untuk
itu dilakukan perbaikan pada variabel-variabel tersebut. Sedangkan keunggulan
perusahaan terletak pada variabel kondisi mesin dan peralatan, dimana kedua
variabel ini terletak pada bagian III yang menunjukkan tingkat kepuasan tinggi dan
tingkat kepentingan tinggi. Perbaikan pada kelompok gaji dilakukan dengan
melakukan perancangan sistem upah insentif, sedangkan pada variabel kesehatan
kerja dilakukan dengan melengkapi persediaan obat-obatan di perusahaan,
memberikan tunjangan sebesar Rp 1O.OOO,OO yang diberikan setiap bulan dan
memberi perlengkapan kerja seperti saputangan untuk menutup hidung dari
serabut-serabut kain.
Dari implementasi sistem upah insentif pada produk celana panjang
diperoleh perbandingan antara sistem upah lama dan baru, antara lain: output/hari
meningkat dari 5 unit menjadi 6 unit, biaya pekerja/unit turun dari Rp 2159,60
menjadi Rpl948,52 dan rasio produktivitas meningkat 14.36% dari 9.26 menjadi
10.59.
Agar sistem insentif ini dapat berjalan dengan baik maka dirancang kartu
produksi untuk pekerja bagian obras, setrika dan pengepakan, form pencatatan
jahitan untuk pekerja bagian jahit, perhitungan upah insentif dan kartu upah.
Sedangkan untuk memudahkan pengontrolan kualitas produk maka dirancang
kartu kontrol.