Abstract :
Setiap organisasi perusahaan, faktor manusialah yang membuatnya berhasil. Hal tersebut menyebabkan organisasi menginginkan karyawannya
bekerja dengan baik, dengan cara menyumbangkan seluruh pikiran, waktu, tenaga
dan sebagainya. Keadaan yang demikian ini menggambarkan adanya keterlibatan
seseorang terbadap pekerjaanya. Keterlibatan kerja yang tinggi pada seorang
karyawan akan ditunjukk:an dengan bekerja sarnpai lupa waktu dan bangga akan
prestasi yang dicapai atas pekerjaannya (Dipboye & Smith, 1994, h. 169). Saat
ini keterlibatan seseorang terbadap pekerjaannya perlu dipertanyakan dengan
seringnya para pekerja yang datang terlambat dan pulang sebelum waktunya.
Untuk membangkitkan keterlibatan karyawan, dibutuhkan strategi yang efektif.
Strategi tersebut salah satunya adalah menciptakan tim kerja yang efektif, dengan
cam menciptakan hubungan yang sating mengbargai dan menghormati.
Metode pengumpulan data diungkap dengan menggunakan angket untuk
variabel keterlibatan kerja dan teamwork. Subyek penelitian adalah karyawan
divisi industri PT. Propan Raya Surabaya yang berjwnlah 27 orang. Untuk
pengujiannya digunabn teknik korelasi Product Momenl.
Keterlibatan kerja dan teamwork dari karyawan PT. Propan Raya
tergolong tinggi (59,3%) bahkan cenderung sangat tinggi (370.4). Gibson,
Donnelly, lvancevich (1997, h. 147) menjelaskan dimana anggota tim harus sating
tergantung satu sama lain karena jika tidak ada ketergantungan maka ak:an terjadi
keterlibatan kerja yang rendah. Hasil penelitian secara total menunjuldcan bahwa
ada hubungan yang sangat signifi.kan antam teamwork dengan ketertibatan kerja
(r= 0,896; p= 0,00). Sedangkan bila dikorelasikan secara parsial antara tiap aspek
teamwork misi saling ketergantungan ( dengan mengendalikan aspek yang lainnya,
antara lain perluasan tugas, penjajaran, bahasa yang umum, kepercayaan,
kepemirnpinan, keterampilan pemecahan masalah. keterampilan menangani
konflik, penilaian dan perayaan) dengan keterlibatan kerja ada hubungan yang
tidak signifi.kan karena terjadi overlap pada tiap aspek: tersebut. Sebaliknya jik:a
tia~tiap aspek tersebut dikorelasikan dengan keterlibatan kerja tanpa
mengendalikan aspek-aspek yang lainnya akan memiliki hubungan yang sangat
signifikan karena tiap aspek tersebut mengukur hal yang hampir sama
Saran untuk penelitian selanjutnya. pertama menambah variabel penelitian
terutama yang mengukur perilaku karyawan supaya tercipta effektivitas teamwork,
kedua mengulrur kerja tim, karena pada penelitian ini lebih fokus kepada tim tidak
pada kerja timnya