Abstract :
Universitas Surabaya banyak menggunakan komputer dalam kegiatan
belajar mengajar. Diantaranya adalah Laboratorium Optimasi dan Manajemen
Industri (OMI), dan Laboratorium Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi (PSK
& E). Meja komputer yang dipakai adalah meja komputer dengan posisi monitor
berada di dalam meja Cara peletakan posisi monitor tersebut akan mempengaruhi
tingkat kelelahan bagi penggunanya dan akan mempengaruhi kenyamanan dari
pengguna komputer selama praktikum, sehingga pada akhirnya berpengaruh pada
tingkat konsentrasi pengguna komputer. Maka diperlukan evaluasi untuk
membandingkan kenyamanan meja - meja tersebut.
Untuk itu dilakukan penyebaran 95 buah kuesioner kepada pengguna
komputer Laboratorium OMI dari jenis praktikum berbeda untuk menyaring
pendapat mengenai kenyamanan meja komputer yang digunakan. Setelah diuji
secara statistik diperoleh hasil tidak ada perbedaan nilai rasa sakit antar jenis
praktikum. Sedang jenis keluhan yang terbanyak adalah rasa sakit pada leher,
bahu kiri, dan bahu kanan. Hal ini disebabkan karena letak monitor yang terlalu
rendah.
Kemudian dilakukan eksperimen pada 30 orang responden yang diberi
tugas mengerjakan enam jenis soal secara random pada meja komputer
Laboratorium PSK & E dan meja Laboratorium OMI Ternyata diperoleh hasil
secara statistik, dari semua jenis soal baik untuk tingkat kecepatan dan ketelitian,
meja komputer Laboratorium PSK & E lebih baik daripada meja komputer
Laboratorium hal ini disebabkan meja komputer Laboratorium PSK & E
merupakan hasil aplikasi Kanse1 engineering yang dirancang Handoyo
Ekoleksono (1999) untuk uji perbedaan antar operator tidak ada perbedaan,
berarti tiap operator memiliki kemampuan yang sama dalam mengerjakan soal.
Sedang dari kuesioner kenyamanan dua meja yang diisi responden setelah
eksperimen diperoleh hasil untuk meja Laboratorium PSK & E jenis keluhan yang
paling banyak adalah rasa sakit pada leher. disebabkan jarak pandang ke layar
monitor sebesar 37.4 inci yang tidak masuk kedalam jarak pandang ideal yaitu 22
- 28 inci. Untuk meja Laboratorium OMI jenis keluhan yang terbanyak adalah
rasa sakit pada leher, bahu kiri. dan bahu kanan. Hasil ini sesuai dengan hasil
kuesioner kenyamanan meja Laboratotium OMI.
Dari hasil pengumpulan dan pengolahan data tersebut dapat dibuat suatu
rancangan meja komputer baru yang memperbaiki kelemahan meja komputer
yang lama, yaitu perbaikan ketinggian monitor menjadi 78 cm dari lantai sehingga
jarak pandangan mata yang terbentuk adalah sebesar 27 .559 inci yang masuk
dalam batas jarak pandang ideal dan kecondongan mata yang terbentuk adalah
sebesar 30° yang masuk dalam batas kecondongan pandangan yang nyaman.
Setelah prototipe meja komputer baru jadi, maka dilakukan implementasi meja
baru dengan cara melakukan eksperimen yang sama seperti pada dua meja lama
dengan responden yang sama pula. Dari hasil implementasi diperoleh hasil secara
statistik yaitu secara umum tingkat kecepatan dan ketelitian pada meja baru lebih
baik daripada meja lama yaitu meja Laboratorium PSK & E. Dari hasil hodymap
juga diperoleh hasil bahwa nilai rasa sakit pada meja baru lebih kecil daripada
meja yang lama.