Abstract :
Latar Belakang: Anemia dalam kehamilan merupakan masalah kesehatan yang
utama di negara berkembang termasuk Indonesia. Upaya pencegahan dan
penanggulangan anemia telah lama dilakukan oleh pemerintah melalui pemberian
Tablet Tambah Darah (TTD), akan tetapi hasilnya belum memuaskan karena
tingginya angka ketidakpatuhan ibu hamil mengonsumsi TTD. Pengetahuan ibu
hamil yang kurang terkait anemia, meningkatkan risiko ibu hamil untuk tidak
patuh minum TTD. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang pengaruh
pemberian booklet anemia terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan
minum TTD serta kadar hemoglobin pada ibu hamil.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Randomized Control Trials untuk
menguji efektivitas dari booklet anemia pada 100 ibu hamil yang mendapatkan
pelayanan ANC di Poli hamil Rumkital Dr.Ramelan Surabaya yang terbagi secara
acak ke dalam kelompok uji dan kelompok kontrol. Kelompok uji mendapatkan
booklet anemia dan informasi secara oral mengenai isi booklet anemia oleh
petugas kesehatan. Sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan informasi
secara oral saja. Semua kelompok diberi pre-test dan post-test dalam jangka
waktu 30 hari untuk melihat perbedaan tingkat pengetahuan dan kepatuhan, begitu
juga dengan pengukuran kadar Hb.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara
kelompok uji dan kontrol pada tingkat pengetahuan (P value = 0,000); tingkat
kepatuhan berdasarkan kuesioner (P value = 0,0079) dan berdasarkan pill count
(P value = 0,0015), serta kadar Hb (P value = 0,000).
Kesimpulan: Metode edukasi berupa booklet anemia memberikan pengaruh yang
bermakna pada pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam menggunakan TTD,
serta kadar hemoglobin.