Abstract :
Kejahatan digital kerap terjadi, mulai dari pencurian data, penyebaran
virus secara online, pengacakan sistem, dan lain-lain Khususnya pada pencurian
data oleh pihak ketiga, jika data yang tercuri bersifat rahasia maka hal itu akan
sangat merugikan bagi dua pihak yang berkepentingan yaitu pihak pengirim dan
penerima.
Pada beberapa program enkripsi data yang bertujuan untuk mengamankan
atau menjaga kerahasiaan data seringkali muncul suatu masalah. Masalah tersebut
adalah program enkripsi data tersebut menyebabkan ukuran data menjadi semakin
besar lebih-lebih data yang dienkripsi adalah data file gambar, dimana besarnya
data file gambar ditentukan oleh kualitas gambar itu sendiri. Sehingga semakin
bagus kualitas gamhar dari suatu data maka ukuran data tersebut semakin besar
pula.
Algoritma JPEG merupakan algoritma kompresi file gambar yang dapat
memampatkan ukuran data menjadi lebih kecil dari aslinya. Dan algoritma DES
merupakan suatu algoritma enkripsi yang mampu untuk menjaga dan
mengamankan kerahasiaan data.
Empat tahap utama dari algoritma JPEG, yaitu initial input, DCT,
quantization, dan encoding. Algoritma DES terdapat tiga proses utama, yang
pertama proses pembuatan kunci, kedua enkripsi, dan yang ketiga dekripsi.
Pada tugas akhir ini, dibuat program yang mampu melakukan kompresi
terhadap data file bitmap sekaligus dapat menjaga kerahasiaan datanya. Setelah
dilakukan uji coba, diketahui bahwa proses enkripsi dapat membuat ukuran suatu
data file menjadi lebih besar yaitu sebesar 17-18 byte. Besarnya ukuran data file
ini diatasi dengan proses kompresi.