Abstract :
Teknologi baru DVD ini mulai menggeser peran dari VCD. Film-film baru
mulai banyak diproduksi dengan format DVD. DVD lebih banyak di pilih karena
memiliki banyak keunggulan di banding VCD. DVD dengan bentuk ukuran yang
sama dengan VCD, ternyata memiliki kemampuan penyimpanan 25 kali lebih
besar dan pembacaan sembilan kali lebih cepat dari sebuah VCD. Dengan
teknologi DVD, perangkat keras yang di gunakan pun lain, begitujuga dalam segi
perangkat lunak, meskipun tidak semuanya ada perubahan.
Saat menonton video berformat DVD, ada kalanya timbul keinginan untuk
mengambil sebagian adegan, atau potongan video dari film yang ditonton.
Pemotongan tersebut nantinya bisa digunakan untuk pembuatan sequel sebuah
film ataupun bumper sebuah acara dalam dunia broadcasting.
Dalam melakukan pemotongan video dibutuhkan sebuah perangkat lunak
untuk melakukan pemotongan tersebut. Ada sebagian yang menggunakan dua
proses dalam pemotongan sebuah DVD. Proses pertama melakukan converting
DVD ke dalam format VCD. Proses yang kedua baru dilakukan proses
pemotongan. Hasil pemotongan nantinya akan menurun kualitasnya karena
menyesuaikan dengan format sebuah VCD. Perangkat lunak untuk editing DVD
mungkin sudah banyak beredar sekarang, tetapi jika diingat kebutuban sesaat saja
harga yang ditawarkan pun juga tidak murah, mengingat undang-undang hak cipta
telah di buat oleh pemerintah.
Program ini nantinya akan dapat melakukan pemotongan sebuah file
DVD, tetapi bukan tidak mungkin juga untuk melakukan proses pemotongan
video berformat VCD. User juga bisa melakukan capture pada frame video
berformat DVD. User bisa melakukan pemilihan pada file video, bagian mana
nantinya akan dilakukan proses pemotongan. User juga bisa melakukan preview
untuk melihat bagian yang akan dipotong terlebih dahulu sebelum proses
pemotongan.
Perangkat lunak ini nantinya akan menghasilkan output berformat A VI.
Format A VI ini dipilih karena format A VI ini merupakan salah satu standart
dalam dunia editing video sehingga nantinya hasil potongan tersebut bisa
dilakukan pengolahan lebih lanjut oleh perangkat lunak yang lainnya. Dalam
dunia editing video mutlak selalu ada penurunan kualitas dari video tetapi dengan
format A VI penurunan kualitas dari sebuah video yang di edit tidak terlalu
banyak. Dalam penulisan format A VI juga disupport oleh windows dan DirectX,
sehingga tidak diperlukan lagi penggunaan kompresor dan dekompresor lainnya.