Abstract :
Materi Algoritma Genetika merupakan salah satu materi dari mata kuliah
Topik Khusus Kecerdasan Buatan. Dari hasil wawancara pengajar dapat
disimpulkan bahwa pengajar membutuhkan bantuan atau media pembelajaran
untuk membantu proses belajar mengajar. Selain itu mahasiswa merasa kesulitan
untuk dapat memahami materi algoritma genetika karena latihan soal yang
kurang. Dengan adanya permasalahan tersebut maka dibuat CAL (Computer
Aided Learning) Algoritma Genetika yang dapat membantu proses belajar
mengajar.
CAL merupakan media pembelajaran dengan menggunakan komputer
sebagai alat bantu. Sedangkan algoritma genetika adalah pemrograman
evolusioner yang diinspirasi dari teori Darwin. Dimana untuk permasalahan yang
ada diselesaikan dengan menggunakan proses evolusi untuk membentuk solusi
yang diharapkan.
Selanjutnya dilakukan analisis sistem untuk mengetahui kebutuhan sistem
dengan menyebarkan kuisioner kepada mahasiswa dan melakukan tanya jawab
dengan para pengajar. Kebutuhan sistem yang diperlukan adalah : sistem harus
dapat menvisualisasi materi, sistem harus berisi latihan soal dan contoh soal untuk
membantu pemakai mempelajari materi, system harus dapat membantu user untuk
mengajar. Setelah kebutuhan sistem diketahui maka dilakukan desain sistem
untuk merancang program yang akan dibuat dan kemudian melakukan
implementasi dari desain yang dibuat ke dalam perangkat multimedia.
Proses ujicoba dan evaluasi dilakukan setelah program selesai dibuat.
Ujicoba dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama merupakan tahap veriflkasi,
dimana dalam tahap ini dilakukan pemeriksaan seluruh fasilitas yang ada dan
memastikan bahwa program yang dibuat telah bebas dari kesalahan. Sedangkan
dalam tahap validasi dilakukan pemeriksaan program, apakah program yang
dibuat telah benar dan mencapai tujuannya. Tahap ini dilakukan dengan cara
membentuk dua kelompok mahasiswa, dimana kedua kelompok akan diberikan
materi mengenai algoritma genetika setelah itu kedua kelompok akan diuji
bersama-sama. Kelompok pertama menggunakan cara yang selama ini berjalan
dan kelompok kedua menggunakan perangkat lunak CAL. Kemudian kedua
kelompok tersebut dibandingkan dan dianalisis dengan menggunakan uji statistik.
Selain itu juga dilakukan penyebaran kuisioner pada pengajar dan mahasiswa.
Kesimpulan yang dapat diambil adalah CAL Algoritma Genetika
menyajikan materi dengan pembahasan per sub materi dengan jelas. Selain itu,
CAL membantu mahasiswa dalam memahami materi algoritma genetika tersebut.
Sedangkan saran untuk pengembangan perangkat lunak yaitu membuat perangkat
lunak CAL algoritma genetika ke dalam aplikasi berbasis web.