Abstract :
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, maka jumlah data
yang harus ditangani oleh manusia semakin banyak. Hal ini menuntut media
penyimpanan data berkapasitas besar. Pengolahan data yang berkapasitas besar
juga akan memakan waktu yang lama untuk proses. Selain itu, biaya yang
dikeluarkan akan relatif lebih besar. Hal ini membuat pengembang perangkat
lunak ingin menyertakan proses kompresi pada aplikasi yang dibuatnya.
Aplikasi yang terintegrasi dengan kemampuan kompresi akan membantu
meningkatkan nilai dari aplikasi tersebut
Kompresi dilakukan dengan cara memapatkan data yang akan disimpan
sehingga membutuhkan jumlah bit yang lebih sedikit. Namun penambahan
proses kompresi pada aplikasi akan menyulitkan dan menghabiskan waktu
pengembang perangkat lunak, karena harus membuat kode program yang
cukup panjang.
Masalah utama dan tujuan yang hendak dicapai dari tugas akhir ini adalah
bagaimana membuat komponen yang dapat membantu pengembang perangkat
lunak untuk dapat menyertakan proses kompresi-dekompresi pada aplikasi yang
dibuat. Komponen adalah perangkat lunak (program) yang dapat digunakan oleh
perangkat lunak lain. Hal ini dilakukan dengan membuat sebuah komponen
sehingga pengembang perangkat lunak dapat membuat aplikasi yang dapat
melakukan proses kompresi.
Analisa sistem didapat dengan melakukan pegamatan dan pembandingan
terhadap beberapa komponen yang sejenis untuk mengetahui keadaan yang ada
saat ini. Selanjutnya dilakukan proses desain meliputi gambaran sistem, desain
objek dan desain proses. Implementasi dilakukan dengan menerjemahkan desain
yang telah dibuat ke dalam bahasa pemrograman. Tahap terakhir adalah uji coba
terhadap aplikasi. Uji coba menunjukkan bahwa komponen ini dapat melakukan
proses kompresi dan dekompresi tanpa ada bagian data yang hilang.