Abstract :
Bisnis usaha Baby Shop akhir-akhir ini semakin banyak bermunculan dan hal
ini mengakibatkan persaingan semakin tinggi pula. Dalam hal ini disadari pentingnya
peran sumber daya manusia di dalam suatu perusahaan guna mempertahankan
kelangsungan hidupnya. Pada kenyataannya, orang-orang yang memiliki motivasi
berprestasi akan lebih maju dan dapat menjadi tulang punggung kebanyakan
organisasi, sehingga perusahaan-perusahaan yang mempunyai orang-orang seperti itu
tumbuh lebih cepat dan lebih menguntungkan serta dapat diandalkan untuk
mengembangkan perusahaan tempat ia bekerja. Untuk membentuk orang-orang
dengan motivasi berprestasi tinggi maka tidak lepas dari peran kepemimpinan yang
efektif. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti ingin mengungkap apakah ada hubungan
antara efektivitas fungsi kepemimpinan dengan motivasi berprestasi di Baby Shop X.
Subyek penelitian sebanyak 60 orang, yang mayoritas adalah perempuan dan
memiliki masa kerja diatas 19 bulan. Metode pengumpulan data yang digunakan
adalah angket dengan teknik analisis data korelasi Product Moment Pearson.
Hasil penelitian secara total menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat
signifikan antara efek'tivitas fungsi kepemimpinan dengan motivasi berprestasi (r =
0,389 dan P = (0,002) < 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi
efektivitas fungsi kepemimpinan maka semakin tinggi pula motivasi berprestasi
karyawan dan sebaliknya. Ditemukan bahwa kepemimpinan efektif tergolong rendah
(58,33%) ), dan motivasi berprestasi karyawan di Baby Shop X Surabaya tergolong
cukup (33,33%).
Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa kepemimpinan efektif
merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan motivasi berprestasi.
Fungsi kepemimpinan efektif terlihat dari empat aspek sebagai berikut: Management
of Attention, Management of Afeaning, Management of Trust, dan Management of
Self Apabila seorang pemimpin ingin meningkatkan motivasi berprestasi para
karyawannya, maka perlu dikembangkan keahliannya yang meliputi keempat aspek
tersebut. Sumbangan efektif yang diberikan efek'tivitas fungsi kepemimpinan adalah
sebesar 15,13% terhadap motivasi berprestasi karyawan, sedangkan sisanya (84,87%)
adalah faktor-faktor lain yang turut mempengaruhi. Maka saran untuk penelitian
selanjumya adalah dengan menggunakan Focus Group Discussion dan melakukan
penelitian lebih mendalam dengan menggunakan variabel bebas yang berbeda dengan
variabel tergantung yang sama untuk mendapatkan hasil yang lebih berbobot.