Abstract :
Untuk mencapai tujuannya, setiap organisasi akan berupaya untuk selalu
memperhatikan faktor-faktor di dalam maupun di luar organisasi. Salah satu faktor yang
paling penting yang harus diperhatikan oleh organisasi adalah Sumber Daya Manusianya.
Pada interaksi antara manusia harus ada suatu kepercayaan (trust) dalam hubungan
interpersonal (interpersonal trust). Interpersonal trust merupakan hal yang sangat penting dan
hendaknya dapat dimiliki oleh seorang bawahan (follower) terhadap atasannya (leader). Bagi
seorang atasan, unsur kepercayaan menurut Wyatt ( dalam Hardjopranoto, 1997) merupakan
unsur kritis bagi keberhasilan, khususnya dalam situasi dunia yang serba berubah-ubah dan
membangun kepercayaan seperti menjalankan program latihan fisik, diperlukan kerja keras,
komitmen kesungguhan dan secara terus menerus melanjutkan usaha-usaha untuk mencapai
keunggulan.
Setelah diadakan preliminary study diketahui bahwa interpersonal trust para
karyawan disebabkan oleh adanya faktor stereotipe bawahan berusia tua terhadap usia atasan
yang lebih muda. Faktor lain yang menyebabkan interpersonal trust adalah kompetensi yang
harus dimiliki oleh atasan yang diharapkan oleh bawahan, dan kompetensi adalah sama
dengan management skills (Whetten dan Cameron, 2002). Tujuan penelitian ini adalah
menguji secara empiris apakah ada hubungan antara stereotipe terhadap usia atasan yang
berusia lebih muda dan management skills dengan interpersonal trust karyawan.
Populasi penelitian ini adalah karyawan produksi PT. Korina Engineering yang
berusia lebih tua dari atasannya yang berjumlah 20 orang. Seluruh populasi dalam penelitian
ini dipakai sebagai subyek penelitian sehingga merupakan total population study. Teknik
pengumpulan data menggunakan angket tertutup dan menggunakan teknik analisis regresi
ganda dengan program SPSS versi 10.00.
Pada penelitian ini ada hubungan signifikan antara kedua variabel dengan
interpersonal trust (R = 0,814, F = 76,678, p < 0,05). Stereotipe terhadap usia atasan yang
lebih muda mempunyai hubungan yang signifikan dengan interpersonal trust (ry1_2 = - 0,457;
p = 0,049). Management skills mempunyai hubungan yang sangat signifikan dengan
interpersonal trust (ry2_1 = 0,622 ; p = 0,004). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil
bahwa stereotipe terhadap atasan yang berusia lebih muda dan management skills
memberikan sumbangan efektif sebesar 66% (R = 0,662) terhadap interpersonal trust
karyawan. Sedangkan 34% sisanya, interpersonal trust ditentukan oleh faktor-faktor lain.
Adapun faktor-faktor tersebut menurut Dirks dan Ferrin (2002) meliputi tentang rentang
waktu relasi pemimpin dan anggota, kecenderungan anggota untuk memunculkan sikap
percaya, perasaan terhadap dukungan organisasi, keterlibatan dalam pengambilan keputusan,
keadilan interaksional, keadilan prosedur, keadilan distribusi.
Berdasarkan hasil yang diperoleh, perusahaan lebih memperhatikan stereotipe yang
dimiliki oleh para karyawan produksi dan meningkatkan management skills foreman yang
lebih muda yang dapat mempengaruhi interpersonal trust antara atasan dan bawahan dalam
melakukan pekerjaan di organisasi.