Abstract :
Bisnis multi-level marketing berkembang pesat sejak terjadinya krisis
moneter yang melanda Indonesia pada beberapa tahun silam. Banyak orang
yang kemudian berbondong-bondong bergabung di dalamnya Fenomena
tersebut menimbulkan beberapa pertanyaan tentang alasan-alasan orang
bergabung dalam bisnis tersebut berikut dengan faktor-faktor yang
mendorong orang-orang untuk bergabung dalam bisnis multi-level marketing.
Rasa percaya ditengarai merupakan hal yang mendominasi faktor masuknya
orang-orang tersebut dalam multi-level marketing. Namun, ternyata penelitian
kualitatif ini memunculkan beberapa hal selain rasa percaya, yang bisa jadi
terlewatkan jika penelitian ini dilakukan dengan teknik kuantitatif Penelitian
ini menghasilkan beberapa faktor lain disamping faktor rasa percaya, yaitu
harga diri dan sungkan.
Dalam penelitian yang metode pengumpulan datanya menggunakan teknik
interview ini, paradigma yang digunakan adalah paradigma interpretif.
Dengan demikian, penelitian ini memang tidak dimaksudkan untuk
digeneralisasi, namun lebih ditujukan untuk menggali dan mencari
pemahaman tentang suatu fenomena.
Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa ternyata rasa
percaya bukanlah satu-satunya faktor yang mendorong seseorang untuk
bergabung dalam bisnis multi level marketing. Melainkan ada faktor-faktor
pendorong lain yang terbukti tidak memiliki hubungan langsung dengan
faktor rasa percaya.