Abstract :
Dalam mencapai tujuannya, penting bagi organisasi untuk
membina dan mempertahankan tenaga kerja yang ada Salah satu upaya
yang dapat dilakukan adalah dengan menumbuhkan dan meningkatkan
keterlibatan kerja pegawai Salah satu sumber pokok untuk meningkatkan
keterlibatan kerja adalah faktor lingkungan kerja yang disebut dengan
iklim organisasi (Steers, 1980).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara iklim
organisasi dengan keterlibatan kerja. Subjek penelitian adalah pegawai
PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) sejumlah 35 orang. Pada penelitian ini
menggunakan seluruh pegawai staf asuransi jiwasraya. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah angket, sedangkan teknik
analisis data yang dipergunakan adalah korelasi product moment dan
korelasi parsial.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang
signifikan antara iklim organisasi dengan keterlibatan kerja (r = 0,448 dan
p < 0,05). Dari hasil korelasi parsial, yang berhubungan secara signifikan
dengan keterlibatan kerja adalah aspek kualitas kepemimpinan (rpar =
0,541 , p = 0,002), aspek komunikasi (rpar = 0,471, p = 0,008) dan aspek
kejelasan tujuan organisasi (rpar = -0,397, p = 0,03).
Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diajukan adalah
perusahaan sebaiknya mempertahankan atau meningkatkan kualitas
iklim organisasi perusahaan agar keterlibatan kerja pegawai yang sudah
tinggi dapat terjaga. Untuk penelitian lebih lanjut disarankan agar
memperhatikan variabel-variabel lain yang berhubungan dengan
keterlibatan kerja, misalnya kepuasan kerja, komitmen organisasi (Brown,
1996).