Abstract :
Agribisnis bunga potong merupakan kegiatan usaha dalam bidang pertanian,
degan tujuan memperdagangkan hasil produk perkebunan mencakup bunga potong,
daun, dan hiasan pelengkapnya. Pada dasarnya, tujuan dari suatu bisnis adalah untuk
menciptakan konsumen yang puas. Kepuasan konsumen adalah evaluasi pasca
konsumsi bahwa suatu alternatif yang dipilih setidaknya memberikan hasil (outcome)
memenuhi atau melebihi harapan. Dua faktor yang sangat mempengaruhi kepuasan
konsumen adalah harapan dan kinerja. Dalam konteks kepuasan, harapan merupakan
perkiraan atau keyakinan konsumen tentang apa yang akan diterimanya bila ia
mengkonsumsi suatu produk. Sedangkan kinerja merupakan persepsi konsumen
terhadap apa yang ia terima setelah mengkonsumsi produk atau layanan yang didapat
dari perusahaan. Tetapi, seringkali timbul ketidakpuasan konsumen bila kinerja secara
tidak tepat memenuhi harapan. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui pada atribut
mana kepuasan konsumen, khususnya pada agribisnis bunga potong, yang diukur
menggunakan teori Dutka ( 1994 ).
Populasi dari penelitian ini adalah konsumen PT Omniflora dengan
karakteristik pernah melakukan pembelian lebih dari dua kali kesempatan pembelian,
merupakan pengambil keputusan dalam pembelian, dan yang berdomisili di Surabaya.
Sampel sejumlah 40 orang diambil dengan teknik incidental sampling, dimana peneliti
mengambil empat segmen pasar sebagai konsumen utama PT Omnifllora berdasarkan
database perusahaan. Pengumpulan data menggunakan angket yang dibuat sendiri
oleh peneliti dan telah diuji. Hasil pengujian validitas untuk atribut-atribut yang
berkaitan dengan produk, diperoleh hasil 19 butir pernyataan valid, dengan indeks
reliabilitas alpha sebesar 0,8835. Hasil pengujian validitas untuk atribut-atribut yang
berkaitan dengan pelayanan, diperoleh hasil 11 butir pernyataan valid, dengan indeks
reliabilitas alpha sebesar 0,8546. Hasil pengujian validitas untuk atribut-atribut yang
berkaitan dengan pembelian, diperoleh hasil 16 butir pernyataan valid, dengan indeks
reliabilitas alpha sebesar 0,8266.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa kepuasan konsumen agribisnis bunga
potong adalah pada atribut yang berkaitan dengan produk sebagian besar berfokus
pada product reliability and consistency, dan atribut yang berkaitan dengan pelayanan
fokus utamanya delivery. Sedangkan ketidakpuasan konsumen agribisnis bunga
potong adalah pada atribut yang berkaitan dengan pembelian dan berfokus pada
courtesy.
Dengan mengetahui hasil penelitian yang ada, maka implikasi dari penelitian
ini bagi PT Omniflora adalah (a) meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan
dan menetapkan harga yang terjangkau, (b) lebih memperhatikan keluhan konsumen
untuk meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik, (c) lebih sering mengadakan
promosi untuk meningkatkan komunikasi, seperti work shop merangkai bunga atau
kursus kilat sehari membuat rangkaian hand bouquet.