Abstract :
Penelitian ini ingin melihat pengaruh latihan relaksasi otot terhadap penurunan
tingkat stres kerja dan kinerja pegawai front liner.
Penelitian ini dilakukan secara quasi eksperiment, memakai Pre Test-Post Test
Control Group Design. Subjek penelitian adalah pegawai front liner yang berjumlah
12 orang terdiri dari 6 orang customer service, 1 orang customer other service, 4
orang teller dan 1 orang greeter, yang dibagi dalam 2 kelompok, 6 orang kelompok
eksperimen, yaitu kelompok yang diberikan latihan relaksasi dan 6 orang kelompok
kontrol, yaitu kelompok yang tidak diberikan latihan relaksasi. Pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan angket dan analisis data menggunakan t-test.
Hasil analisis statistik untuk uji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan
relaksasi terhadap penurunan tingkat stres kerja ( t = -3,506 ; p < 0,050 ) yang
berpengaruh juga terhadap peningkatan kinerja pegawai front liner ( t = 3,579 ; p <
0,010 ).
Stres yang dialami pegawai front liner berakibat menegangnya otot-otot tubuh,
dengan relaksasi, otot-otot yang menegang tersebut dirilekskan sehingga kembali
pada kondisi normal sehingga stres yang dialami pegawai tersebut dapat berkurang
dengan latihan relaksasi. Latihan relaksasi berpengaruh juga terhadap kinerja pegawai
walaupun peningkatannya sedikit, hal ini karena ada faktor-faktor lain yang lebih
berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai.