Abstract :
Kepuasan konsumen merupakan salah satu faktor penting bagi
keberlangsungan suatu perusahaan. Agar perusahaan tetap eksis, perusahaan harus
mampu memuaskan konsumennya. Konsep kepuasan konsumen juga menjadi
prioritas utama yang diterapkan di Nokia Proffesional Centre (NPC) Gubeng,
selaku distributor resmi Handphone Nokia. Yang menjadi permasalahan utama
adalah pihak NPC Gubeng yang memiliki motto kepuasan pelanggan adalah yang
terutama, namun pada kenyataannya sering mendapat keluhan dari pelanggannya.
Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mencoba melihat apakah ada
perbedaan konsep kepuasan konsumen menurut pihak NPC dan konsumen di NPC
Gubeng.
Variabel tergantung yang diukur dalam penelitian ini adalah kepuasan
konsumen. Variabel kepuasan konsumen diukur dengan menggunakan alat
penelitian berupa angket penelitian, yang disusun berdasarkan skala diferensi
semantik (Semantic Differential Technique. Pengambilan sampel dilakukan
dengan dua cara, yakni: untuk teknik pengambilan sampel konsumen digunakan
teknik insidental, sedangkan untuk pengambilan sampel pihak NPC gubeng
digunakan teknik total population. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji
T dua sampel independent dengan menggunakan program SPSS versi 11.0
Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat perbedaan kepuasan
konsumen yang sangat signifikan antara pihak NPC dan konsumen di NPC
Gubeng (sig 0.00 < 0.005). Hal ini mengindikasikan bahwa pihak NPC telah
merasa memberikan kepuasan yang maksimal kepada konsumen, sementara
konsumen merasa belum puas, sehingga fenomena ini mengakibatkan terjadinya
kesenjangan skor kepuasan pada semua atribut kepuasan yang diukur (product
attributes, service attributes, dan purchase attributes). Kesenjangan tersebut
dikarenakan adanya perbedaan persepsi kedua belah pihak terhadap tingkat
kepuasan, yang ditunjukkan oleh adanya perbedaan rata-rata skor kepuasan yang
cukup besar (skor pihak NPC: 243.2353, skor pihak konsumen: 191.2329).
Berdasar hasil tersebut, saran yang diajukan oleh peneliti adalah pihak NPC
Gubeng sebaiknya berusaha memahami harapan dan keinginan konsumen akan
layanan yang diberikan oleh pihak NPC Gubeng dengan cara: memiliki kesediaan
untuk bertanya mengenai harapan konsumen, menyediakan kotak saran dan kritik
untuk mengetahui keluhan dan harapan konsumen, serta pengadaan riset
pemasaran.