Abstract :
Pada dasarnya hotel merupakan suatu perusahaan jasa yang memiliki bentuk
penilaian kualitas yang sangat kompleks. Penilaian kualitas ini terdiri dari penilaian
terhadap kualitas teknis dan fungsional. Kualitas teknis ini perusahaan jasa yang
memegang peran penting dalam menyediakan segala bentuk sarana dan prasarana
fisik penunjang layanan bagi para konsumennya. Kualitas fungsional berkaitan
dengan keseluruhan proses pemberian layanan, dalam hal ini karyawan perusahaan
jasa yang memegang peran utama karena mereka yang terlibat dalam proses
pemberian layanan tersebut. Penilaian terhadap kedua aspek kualitas ini akan
membentuk sebuah citra. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara
kemampuan komunikasi karyawan pada bagian kantor depan dengan citra layanan
hotel.
Subjek penelitian ini adalah tamu mancanegara long stay yaitu para ekspatriat
(orang yang meninggalkan negara asalnya dengan alasan tertentu) yang berusia 37
tahun ke atas (berjenis jenis kelamin laki-laki dan perempuan). Tehnik sampling
dilakukan dengan Incidental sampling. Penelitian ini diadakan di Ciputra Golf and
Villas Surabaya.Data tentang citra layanan didapat melalui angket terbuka dan
tertutup, sedangkan data tentang kemampuan komunikasi didapat dari angket
tertutup.
Berdasarkan hasil analisis data terungkap adanya hubungan yang signifikan
antara kemampuan komunikasi karyawan (bagian kantor depan) dengan citra layanan
hotel (r = 0,718 dan p(0,004) < 0,05).
Hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik penilaian terhadap kemampuan
komunikasi karyawan bagian kantor depan maka semakin baik citra layanan hotel.
Dari hasil penelitian ini ada beberapa saran yang dapat diberikan yaitu pihak hotel
untuk melakukan pelatihan terhadap kemampuan komuniksi karyawan untuk
mempertahankan citra layanan hotel, pihak hotel disarankan melakukan kerjasama
dalam penelitian internalnya dengan pihak ketiga untuk objektivitas penelitian. Bagi
penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti pada tamu hotel domestik yang short
stay, melakukan penelitian pada karyawan hotel bagian yang berbeda atau
membandingkan antara 2 bagian yang berbeda, memasukkan service quality sebagai
variabel penelitian, dan untuk variabel kemampuan komunikasi disarankan untuk
menggunakan teori mengungkap indikator kemampuan komunikasi serta tidak
mengacu kepada faktor yang mempengaruhi komunikasi yang baik.