Abstract :
Ibu hamil yang mengalami kecemasan saat menghadapi trimester pertama
kehamilannya, membutuhkan pertolongan secara psikologis untuk mengurangi
kecemasannya. Penelitian ini ingin mengetahui apakah ada pengaruh terapi humor
terhadap kecemasan ibu saat menghadapi trimester pertama kehamilan.
Penelitian dilakukan di Poli Kandungan Rumkital Dr. Ramelan, Surabaya dan
Rumah Bersalin Kartika Jaya, Surabaya. Subjek penelitian (N = 7) adalah ibu hamil
dengan keadaan fisiologis normal, pendidikan minimal SMA dan sederajat, usia 20-30
tahun, kehamilan anak pertama dengan usia kehamilan maksimal delapan minggu,
dengan tingkat kecemasan sangat tinggi atau tinggi, dan tingkat sense of humor sangat
tinggi atau tinggi.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif Quasi exsperimental, karena penelitian ini
mengukur pengaruh terapi humor terhadap penurunan kecemasan ibu saat menghadapi
trimester pertama kehamilan, dilihat dari sisi pre-test dan post-test.
Dengan analisis Wilcoxon, diperoleh hasil Z = -2.371 dan p = 0.018 < 0.05 hal ini
menunjukkan bahwa sesudah diberi terapi humor, kecemasan ibu saat menghadapi
trimester pertama kehamilannya mengalami penurunan.
Dari tujuh orang subjek penelitian, lima orang subjek mengalami penurunan
tingkat kecemasan sebanyak satu grade dan dua subjek penelitian yang lainnya
mengalami penurunan tingkat kecemasan sebanyak dua grade, keluhan-keluhan yang
dialami subjek penelitian sebelum mengikuti terapi humor seperti mimpi buruk, rasa
gelisah, dan cemas, serta keluhan fisik seperti mual dan pusing, menjadi berkurang
setelah mengikuti terapi humor.
Dari penelitian ini, ditemukan pula bahwa penurunan kecemasan mungkin juga
dipengaruhi oleh terapi obat, proses maturasi, kualitas hubungan subjek dengan terapis
dan dukungan dari suami.