Abstract :
Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang seringkali mengalami stres, baik yang
berhubungan dengan pekerjaan, pendidikan ataupun kehidupan berumah tangga.
Mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, cenderung merasakan stres yang cukup
tinggi.
Banyak usaha yang dilakukan manusia untuk menurunkan tingkat stress yang
dialami. Salah satunya adalah melalui gerakan. Gerakan dipercaya dapat menjadi
penyalur pikiran untuk melepaskan ketegangan. Satu bentuk pemanifestasian gerakan
adalah tarian. Tarian merupakan salah satu fondasi kesenian yang mengekspresikan
pikiran melalui gerakan tubuh. Tarian diolah menjadi suatu terapi kelompok yang
berguna untuk saling mencurahkan perasaan serta memberikan dukungan satu sama
lain.
Diharapkan setelah mengikuti terapi ini, stres yang dialami mahasiswa yang
sedang mengerjakan skripsi dapat menurun. Populasi dalam penelitian ini adalah
mahasiswa yang mengalami stres dalam mengerjakan skripsi. Pengambilan
sampelnya menggunakan teknik purposive sampling, dengan menggunakan angket
stres. Penelitian ini menggunakan tipe two groups design, yakni pretest-posttest
control group. Kelompok eksperimen dan control masing-masing terdiri dari lima
subjek.
Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik statistic Wilcoxon Signed
Ranks' Test seri SPSS 11.5. Hasilnya menunjukkan bahwa terapi tarian berpengaruh
pada penurunan tingkat stres mahasiswa saat mengerjakan skripsi (Asymp. Sig