Abstract :
Salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa awal adalah memilih
pasangan hidup. Apabila hal ini belum terpenuhi akan mengakibatkan hambatan
dalam pencapaian tugas perkembangan selanjutnya dan dapat menimbulkan
kecemasan dalam diri individu. Kecemasan mendapatkan pasangan hidup salah
satunya dipengaruhi oleh konsep diri individu.
Memperhatikan permasalahan diatas, peneliti tertarik untuk melakukan
penelitian mengenai hubungan antara konsep diri dengan kecemasan mendapatkan
pasangan hidup pada anggota biro jodoh. Subyek dalam penelitian ini adalah anggota
biro jodoh dan partisipant yang berusia 18-50 tahun Subyek penelitian ini didapatkan
dari beberapa rubrik biro jodoh di Surabaya seperti Rubrik biro jodoh Jawa Pos,
NBC, Family dan Libe. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket
yang diambil dari teori Fitts dan Daradjat. Teknik korelasi yang digunakan adalah
teknik korelasi Product Moment dari Pearson.
Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai r sebesar- 0,512 dan nilai p sebesar
0,001 (p < 0,01) yang menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara
konsep diri dengan kecemasan mendapatkan pasangan hidup pada anggota biro jodoh.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi konsep diri maka
semakin rendah tingkat kecemasan pada anggota biro jodoh. Hasil yang didapatkan
pada penelitian ini sesuai dengan teori-teori konsep diri dan kecemasan yang telah ada
sebelumnya. Hal ini disebabkan konsep diri yang positif mempengaruhi pola pikir dan
perilaku individu terhadap diri sendiri dan orang lain sehingga dapat menurunkan
tingkat kecemasannya terhadap masalah-masalah yang dihadapinya. Sumbangan
efektif konsep diri terhadap kecemasan adalah sebesar 26,21%. Dari penelitian
diperoleh hasil bahwa selain konsep diri, tinggi rendahnya kecemasan juga
dipengaruhi faktor-faktor lainnya seperti usia, tingkat pendidikan, jenis kelamin,
agama dan lama keanggotaan yang saling terkait antara satu dengan yang lainnya.
Maka untuk mengurangi tingkat kecemasan pada subyek penelitian anggota biro
jodoh ini adalah menerapkan pola pikir yang positif, memperluas pengetahuan tentang
orang-orang sukses yang memilih untuk hidup melajang dan mencoba menemukan
hal-hal yang berharga untuk mengubah pola pikir yang mencemaskannya.