Abstract :
Pada umumnya pasien yang mendaftarkan diri untuk berobat ke dokter
bisa melalui telepon atau datang langsung ke tempat praktek dokter. Akan tetapi,
data-data pasien yang mendaftar untuk berobat rawan hilang dan terjadi kesalahan.
Data yang disimpan menjadi tidak aman dan tidak akurat. Dengan adanya sistem
informasi untuk data-data pasien, daftar janji dengan dokter dan catatan sejarah
medis bisa membuat kerja dokter lebih baik.
Sistem yang ada pada praktek dokter 'X' adalah pasien yang ingin berobat
atau berkonsultasi dengan dokter, pasien harus mendaftarkan dirinya terlebih
dahulu. Pasien baru akan diberikan kartu pasien, sedangkan pasien lama cukup
menunjukkan kartu pasien. Untuk memudahkan pencarian data pasien, kartu arsip
pasien diurutkan berdasarkan abjad nama. Pasien yang ingin membuat janji
dengan dokter bisa dilakukan lewat telepon atau datang langsung ke tempat
praktek dokter tersebut. Pasien yang berobat bisa datang sesuai waktu yang telah
ditentukan. Dokter yang memeriksa pasien bisa memberikan resep atau rujukan
bila diperlukan. Dokter mencatat semua hasil pemeriksaan ke dalam catatan
rekam medis pasien.
Evaluasi terhadap aplikasi sistem informasi dilakukan dua tahap. Tahap
pertama adalah verifikasi, yaitu dengan menguji aplikasi menggunakan skenario.
Tahap kedua adalah validasi, yaitu dengan melakukan wawancara dengan user.
Hasil dari evaluasi menyatakan bahwa aplikasi sistem informasi mampu
membantu administrasi praktek dokter 'X' dalam menjalankan proses-proses pada
aktifitas kerja dokter dengan benar.