Abstract :
Dunia usaha yang terus berkembang membuat para pelaku usaha harus
selalu memikirkan strategi untuk meningkatkan usahanya. Salah satu aset utama
yang dimiliki oleh perusahaan adalah data bisnis dalam jumlah besar. Maka dari
diperlukannya teknologi yang mampu menemukan pola-pola yang terdapat dalam
data itu. Teknologi yang dimaksud adalah data mining. Salah satu teknik yang
sering dipakai adalah market basket analysis. Dimana teknik tersebut bertujuan
untuk menemukan pola pasangan barang yang sering dibeli oleh konsumen. Hasil
dari market basket analysis dapat diterapkan untuk mengambil suatu keputusan
penting yang bermanfaat bagi pelaku bisnis.
Penerapan teknik market basket analysis dapat dilakukan dengan metode
dynamic itemset counting maupun clustering. Metode clustering berbasis small
large ratio ini bertujuan untuk mengelompokkan database dengan memegang
prinsip agar hubungan item dalam satu kelompok memiliki similarity (kemiripan)
sedangkan antar kelompok item-itemnya hanya memiliki dissimilarity
(ketidaksamaan). Untuk metode dynamic itemset counting memiliki tujuan
menemukan barang yang paling sering dibeli (large item) dari suatu database
transaksi. Namun metode dynamic itemset counting dalam perkembangannya bila
diterapkan pada data yang berjumlah besar akan mempengaruhi waktu prosesnya.
Dalam tugas akhir ini pencarian pola pasangan barang yang sering dibeli
secara bersamaan oleh konsumen dilakukan dengan cara mengkombinasikan dua
metode tersebut. Diharapkan dengan penambahan metode clustering dapat
memperbaiki waktu proses dari dynamic itemset counting maupun market basket
analysis. Dengan kata lain dalam mencapai tujuan tersebut, data diolah terlebih
dahulu dengan metode clustering kemudian baru dilanjutkan dengan metode
dynamic itemset counting.
Perangkat lunak yang telah berhasil dibuat telah di uji coba dengan
menggunakan data sintetik. Dari hasil uji coba dapat disimpulkan bahwa
penambahan metode clustering terhadap dynamic itemset counting berhasil
dilakukan penambahan metode tersebut dapat mengurangi jumlah transaksi dan
meningkatkan waktu proses dari dynamic itemset counting; Namun penambahan
metode itu tidak mampu meningkatkan waktu proses dari market basket analysis.
Untuk pengembangan selanjutnya diharapkan dapat ditambahkannya metode-metode
lain dalam mengimplementasikan market basket analysis.