Abstract :
Permainan draughts atau checkers merupakan salah satu permainan yang
menggunakan papan permainan (board games) dan sudah banyak dimainkan
di negara manapun. Permainan draught atau checkers umumnya dimainkan
oleh dua orang pemain (player). Jadi bila seseorang ingin bermain draught
atau checkers maka ia harus mencari seorang lagi untuk menjadi lawan
mainnya. Permasalahan akan timbul bila ia tidak menemukan orang yang mau
diajak bermain karena ia tidak dapat bermain sendirian.
Hal itu akan dapat diatasi bila ada sistem yang dapat bermain draught
atau checkers dengan lawan manusia. Agar sistem dapat berpikir dan
mengambil keputusan seperti manusia diperlukan strategi-strategi pemikiran
atau algoritma. Salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk permainan
ini adalah algoritma Alpha Beta Pruning.
Algoritma Alpha Beta Pruning bekerja mengurangi waktu yang
diperlukan untuk mencari langkah terbaik dari tree yang di-generate. Dengan
menggunakan tree ini, seorang pemain dapat membayangkan langkah mana
yang lebih menguntungkan dan bermanfaat bagi dirinya.
Program yang dibuat menggunakan Standard American Checkers yang
memakai papan checkers berukuran 64 kotak kecil (8 x 8). Papan terdiri dari
kotak terang dan gelap yang berselang-seling. Permainan hanya dilakukan di
kotak gelap dan keping hanya dapat bergerak secara diagonal. Tujuan
permainan ini adalah memindahkan dari papan semua keping lawan dengan
melompati kepingnya atau memojokkan lawan sehingga lawan tidak dapat
memindahkan kepingannya ( tidak dapat bergerak lagi ).
Dari hasil uji coba didapat bahwa algoritma Alpha Beta Pruning dapat
digunakan untuk bermain checkers. Semakin besar jumlah depth yang
diinputkan maka komputer akan semakin pandai tapi lambat prosesnya Akan
lehih baik jika jumlah depth yang diinputkan adalah angka-angka ganjil.