Abstract :
Batik adalah kain khas tradisional Indonesia yang mempunyai banyak motif.
Masing-masing motif mempunyai arti tersendiri dan ada juga beberapa motif yang
hanya boleh digunakan untuk orang yang sudah atau belum menikah. Masalah
yang timbul dalam pembuatan pakaian dengan bahan kain batik adalah seorang
pelanggan mungkin saja mengalami kesulitan dalam menentukan model pakaian
yang dapat sesuai dengan motif batik yang akan digunakan serta yang dapat sesuai
juga dengan tujuan pembuatan pakaian tersebut. Masalah lainnya adalah jika
seorang pelanggan mempunyai budget tertentu untuk membuat satu pakaian
dengan model yang sesuai dengan keinginannya, maka seorang perancang akan
mengalami kesulitan dalam menentukan motif batik yang akan digunakan serta
yang sesuai dengan tujuan pembuatan pakaian tersebut. Selain itu, seorang
perancang juga akan menghabiskan waktu yang cukup lama apabila ia harus
berpikir lagi motif apa yang sekiranya dapat memenuhi budget tersebut.
Berdasarkan hasil analisis diperlukan sebuah sistem yang dapat memberikan
beberapa pilihan gambaran model pakaian yang sesuai dengan keinginan dan
kriteria pelanggan. Selain itu, sistem ini juga dapat menampilkan simulasi antara
gambaran model pakaian dan motif kain batik yang sudah dipilih dengan foto
wajah pelanggan. Melalui tugas akhir ini dibuat suatu perangkat lunak sistem
penunjang keputusan untuk membuat pakaian dengan bahan kain batik.
Tujuannya agar pelanggan dapat mempunyai pilihan gambaran model pakaian
serta membantu perancang untuk dapat menghemat waktu dalam merancang
model pakaian yang sesuai dengan budget tertentu dari pelanggan.
Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini dapat membantu pelanggan
dalam mengambil keputusan untuk menentukan model pakaian yang sesuai
dengan keinginannya, membantu perancang untuk menghemat waktu dalam
menggambarkan model pakaian dan membantu perancang untuk menyimpan
gambaran model pakaian ke dalam database. Saran untuk mengembangkan tugas
akhir ini adalah pada penampilan gambar model pakaian dapat dikembangkan ke
dalam bentuk 3-D sehingga penggabungan foto wajah dan gambar model pakaian
kelihatan lebih nyata dan data-data pelanggan dapat disimpan ke dalam database
sehingga dapat dibuatkan langsung surat ordernya (nota dari perancang).