Abstract :
Materi Protocol Architecture merupakan salah satu materi dari mata kuliah
Jaringan Komputer. Dari hasil wawancara dengan pengajar mata kuliah Jaringan
Komputer dapat disimpulkan bahwa pengajar membutuhkan bantuan atau media
pembelajaran dalam menerangkan Protocol Architecture. Selain itu dari hasil
kuisioner yang dibagikan pada mahasiswa dapat disimpulkan bahwa mahasiswa
merasa kesulitan dalam memvisualisasikan materi Protocol Architecture. Hal ini
disebabkan metode penyampaian materi yang dipakai selama ini adalah dengan
sistem manual yaitu dengan slide, OHP, dan papan tulis. Dengan adanya
permasalahan tersebut maka dibuatlah CAl Protocol Architecture yang dapat
membantu dosen dalam menjelaskan dan juga membantu mahasiswa memahami
materi Protocol Architecture.
Konsep dasar dan teori yang digunakan dalam pembuatan program, antara
lain dengan mendefinisikan pengertian CAL dan Protocol Architecture. CAL
merupakan media pembelajaran dengan menggunakan media komputer sebagai
alat bantu ajar. Protocol Architecture adalah struktur urutan dari layer-layer yang
mendukung pertukaran data antara sistem dan aplikasi terdistribusi.
Analisis sistem dilakukan untuk mengetahui kebutuhan sistem dengan
menyebarkan angket kepada mahasiswa. Setelah analisis sistem selesai dikerjakan
dilakukan desain sistem untuk perancangan program yang akan dibuat dan
kemudian melakukan implementasi terhadap desain sistem tersebut ke dalam
perangkat multimedia.
Proses uji coba dibutuhkan setelah program aplikasi selesai
diimplementasikan. Metode uji coba terbagi menjadi dua tahap, yaitu : verifikasi
dan validasi. Proses verifikasi akan memeriksa seluruh fasilitas program aplikasi
dan mengujinya untuk memastikan bahwa program bebas dari kesalahan.
Sedangkan proses validasi akan memeriksa apakah program yang dijalankan
sudah benar dan mencapai tujuannya. Proses validasi dilakukan dengan dua cara
yaitu pertama dengan cara memberikan test kepada dua kelompok mahasiswa,
kelompok pertama menggunakan buku acuan dan kelompok kedua menggunakan
program aplikasi CAl. Cara kedua adalah dengan menyebarkan kuisioner kepada
pemakai untuk mengetahui apakah program aplikasi CAl yang dijalankan sudah
sesuai dengan kebutuhan.
Kesimpulan yang dapat diambil adalah CAl Protocol Architecture
menyajikan materi dengan pembahasan per sub materi dengan jelas. Selain itu,
CAl membantu pengajar dalam menerangkan materi Protocol Architecture dan
juga membantu mahasiswa memahami materi tersebut. Saran untuk
pengembangan program aplikasi yaitu materi pada program aplikasi CAl dapat
dilengkapi materi lain sesuai dengan mata kuliah Jaringan Komputer.