Abstract :
Keterlibatan kerja guru dalam profesinya sangat penting, karena guru
memiliki peran dan tanggung jawab sangat besar terhadap kelangsungan proses
pendidikan. Kenyataannya guru dalam kegiatan belajar mengajar ada yang terlibat
dan ada yang tak terlibat. Banyak hal yang mempengaruhi keterlibatan guru dalam
bekerja diantaranya persepsi masing - masing guru terhadap karakteristik
pekerjaan. Guru yang memandang pekerjaannya adalah pekerjaan yang
membutuhkan ragam keterampilan, memliki kejelasan tugas, otonomi, dan umpan
balik akan lebih terlibat terhadap pekerjaannya. Penelitian ini ingin melihat
hubungan antara persepsi terhadap karakteristik pekerjaan dengan keterlibatan
kerja guru.
Subjek penelitian ini adalah 35 orang guru dari dua Sekolah Dasar Negeri
di Surabaya. Variabel keterlibatan kerja guru dan variabel persepsi terhadap
karakteristik pekerjaan diukur dengan menggunakan angket tertutup. Data
dianalisis dengan menggunakan analisis teknik Product Moment.
Hasil analisis mengungkap bahwa ada hubungan yang sangat signifikan
antara persepsi terhadap karakteristik pekerjaan dengan keterlibatan kerja
guru ( r = 0,616 ; p = 0,000). Sumbangan efektif yang diberikan sebesar 36%.
Berarti masih terdapat 64% faktor lain yang berkaitan dengan keterlibatan kerja
guru di luar variabel persepsi terhadap karakteristik pekerjaan antara lain : usia,
jenis kelamin, masa kerja, tingkat pendidikan, hasil kerja, serta hubungan antara
sesama pekerja dan faktor - faktor sosial lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subjek merasa
pekerjaannya memiliki ragam keterampilan dan kejelasan tugas. Dan keterlibatan
kerja guru sebagian besar lebih ditunjukkan pada tingkat kebanggaan guru
terhadap pekerjaannya serta tanggung jawab guru yang besar terhadap profesinya.
Dari hasil yang didapat, saran yang diberikan adalah agar guru tetap
mempertahankan keterlibatan kerja melalui perwujudan profesionalisme dalam
segala aspek pendidikan. Sekolah lebih meningkatkan sarana dan prasarana guna
membantu guru mencapai idealismenya, Juga diharapkan lebih memberikan
otonomi dalam bertugas dan umpan balik sebagai informasi hasil kerja guna
meningkatkan keterlibatan kerja guru.