Abstract :
Kurikulum di Perguruan Tinggi yang padat dengan waktu yang terbatas
menuntut adanya asisten mahasiswa untuk membantu dosen dalam menjalankan
proses belajar mengajar di kelas. Sesuai dengan pedoman asistensi, tugas asisten
mahasiswa adalah memahami SAP, menjadi perantara antara dosen dengan
mahasiswa, mengadakan kelas asistensi sesuai dengan jadwal yang telah disepakati,
menjelaskan kembali materi kuliah yang tidak dipahami oleh mahasiswa,
memberikan latihan atau tugas kepada mahasiswa, memberikan penilaian atau
feedback terhadap tugas yang diberikan serta menjadi pengawas ujian. Tugas yang
diberikan tersebut harus dilaksanakan hingga perkuliahan berjalan efektif.
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimanakah pelaksanaan
tugas serta kebutuhan asisten mahasiswa yang didasarkan Teori Kebutuhan Murray.
Studi deskriptif ini dilaksanakan dengan mengungkap data melalui angket
yang dibagikan kepada 56 subyek dimana subyek adalah mahasiswa yang tercatat
sebagai asisten mahasiswa di Fakultas Psikologi Universitas Surabaya.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu bahwa tugas yang belum
mampu dilaksanakan oleh seluruh asisten mahasiswa adalah tugas sebagai perantara
antara dosen dengan mahasiswa. Juga didapat bahwa tidak semua asisten mahasiswa
memahami SAP. Kebutuhan yang muncul adalah need of order, need of nurturance,
need of achievement serta need of deference.
Saran bagi penelitian ini adalah agar pihak fakultas mengadakan evaluasi
dengan asisten mahasiswa dan menumbuhkan kesadaran asisten terhadap pentingnya
pemahaman SAP.