Abstract :
Peserta akselerasi adalah siswa yang teridentifikasi sebagai aiawa berbakat
intelektual dengan memiliki IQ minimal 125, kreatif serta memiliki komitmen
yang tinggi terhadap tugas. Adanya kemampuan intelektual yang tinggi pada diri
seseorang, belum tentu dapat menjanjikan kesuksesan dalam hidupnya apabila
tidak ditunjang oleh kemampuan sosial yang tinggi pula Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kemampuan penyesuaian sosial
remaja berbakat intelektual sebagai peserta akselerasi di sekolah, yang terdiri dari
perilaku nyata para peserta akselerasi, kemampuan menyesuaikan diri dalam
berbagai kelompok, sikap yang ditunjukkan dalam kelompok, dan tingkat
kepuasan pribadi terhadap kehidupan sosial para peserta akselerasi.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subyek penelitian
berjumlah 15 orang peserta akselerasi yang telah teridentifikasi sebagai remaja
berbakat di SL TPN 1 Surabaya Metode pengumpulan data dalam penelitian ini
adalah angket penyesuaian sosial dan wawancara terhadap subyek, serta ditunjang
oleh wawancara terhadap guru dan angket terbuka terhadap siswa-siswi reguler
sebagai data pendukung. Data yang diperoleh akan dipaparkan dengan
menggunakan tabel frekuensi untuk menentukan kategori penyesuaian sosial
peserta akselerasi.
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan sebanyak 86.67% peserta
akselerasi memiliki kemampuan penyesuaian sosial kategori Tinggi. 6.67%
kemampuan penyesuaian sosial peserta akselerasi tergolong Sangat Tinggi, dan
6.67% lainnya peserta akselerasi tergolong dalam kategori Cukup. Peserta
akselerasi dengan kemampuan penyesuaian sosial kategori Sangat Tinggi
mempunyai skor yang tinggi di seluruh aspek penyesuaian sosial. Peserta
akselerasi dengan kemampuan penyesuaian sosial kategori Tinggi mempunyai
skor yang lebih tinggi pada aspek penampilan nyata dan cenderung lebih rendah
pada aspek sikap sosial. Sedangkan peserta akselerasi dengan kemampuan
penyesuaian sosial kategori Cukup mempunyai skor yang cenderung tinggi pada
aspek penampilan nyata dan cenderung rendah pada aspek penyesuaian diri dalam
berbagai kelompok
Saran yang terutama bagi pihak sekolah, guru, dan orang tua adalah agar
tidak hanya terpaku pada aspek kognitif para peserta akselerasi saja, namun juga
harus memperhatikan bidang perkembangan sosial dan perkembangan emosional
dari setiap peserta akselerasi agar tidak terjadi underachievement.