Abstract :
Pengajaran dan penanaman etika ini mulai ditanamkan pada anak sedini
mungkin supaya anak paham akan tingkah laku yang baik dan buruk serta
nilai/aturan yang diterapkan. Proses penanaman dan pengembangan etika
pertama kali diperoleh dari rumah melalui orang tua khususnya Ibu. Selain itu
penanaman etika juga tidak lepas dari peran guru di sekolah. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran Ibu dan guru serta persepsi anak
terhadap peran Ibu dan guru dalam mengembangkan etika.
Subjek penelitian ini 15 anak dan orang tua khususnya Ibu serta 3 guru. Metode
pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Data dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Ibu dalam menerapkan etika adalah sebagai
pengajar, model, pengkoreksi dan support bagi anak. Peran guru adalah sebagai
pengajar, motivator dan model. Persepsi anak terhadap peran yang menonjol dari orang
tua adalah sebagai pengajar dan model sedangkan peran guru adalah sebagai pengajar
di sekolah.
Saran kepada guru yaitu dalam pengembangan etika ini mengadakan pendekatan
terhadap anak didiknya. Kepada orang tua supaya dalam penanaman etika pada anak
memperhatikan perkembangan kognisi anak, berusaha menanamkan dan menjadikan
etika sebagai patokan dalam bertingkah laku.