Abstract :
Pasar modal merupakan salah satu sarana efektif yang dapat
memberikan manfaat bagi banyak pihak yaitu pemerintah, emiten, dan
investor. Keadaan pasar modal dalam suatu negara dipengaruhi oleh banyak
faktor baik internal maupun ektemal. Dampak dari faktor-faktor tersebut
adalah reaksi dari pelaku pasar yang pada akhirnya akan mempengaruhi
keadaan pasar modal. Salah satu faktor internal yang dianggap dapat
menimbulkan antisipasi pasar adalah pengumuman ex-dividend date, yaitu
hari pertama dimana saham yang diperjualbelikan kehilangan hak atas
dividen.
Perkembangan harga dan volume perdagangan di pasar modal
merupakan indikator penting dalam mempelajari tingkah laku pasar.
Investor mengambil keputusan berdasarkan informasi yang dimilikinya,
baik informasi yang tersedia di publik maupun informasi pribadi. Informasi
akan bermakna atau bernilai apabila informasi tersebut menyebabkan
pelaku pasar bereaksi, hal tersebut dapat tercermin dalam perubahan harga
dan volume perdagangan saham. Dengan demikian relevansi atau kegunaan
suatu informasi dapat disimpulkan dengan mempelajari kaitan antara
pergerakan harga dan volume perdagangan saham di pasar modal dengan
keberadaan informasi tersebut.
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan
harga dan volume perdagangan saham antara sebelum dan sesudah exdividend
date baik pada seluruh emiten maupun secara pengelompokkan,
yang diuji dengan menggunakan variabel return dan TVA saham, serta
pengelompokkan akan didasarkan pada tingkat dividend yield emiten.
Maka, sesuai dengan tujuan penelitian ini, data-data akan diolah dengan
menggunakan uji t dua rata-rata untuk data yang berpasangan dengan
bantuan SPSS 12.0 for Windows.
Setelah diolah, hasil SPSS menunjukkan tidak terdapat perbedaan
return yang signifikan pada emiten secara keseluruhan maupun
pengelompokkan. Selain itu, untuk bhsil pengujian TVA menunjukkan
tidak ada perbedaan pada emiten secara keseluruhan dan pada emiten
dengan tingkat dividend yield rendah. Sedangkan, untuk emiten dengan
tingkat dividend yield tinggi, ada perbedaan TVA yang signifikan. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa peristiwa ex-dividend date tidak mampu
memicu reaksi investor untuk mempengaruhi permintaan dan penawaran
saham di pasar, terbukti tidak ada perbedaan return saham pada emiten
keseluruhan dan pengelompokkan yang berarti tidak ada perubahan harga
saham antara sebelum maupun sesudah ex-dividend date. Pada hasil uji
TVA saham, menunjukkan minat investor untuk bertransaksi atas saham
emiten dengan dividend yield tinggi pada saat sebelum ex-dividend date
secara signifikan lebih besar daripada setelah ex-dividend date.