Abstract :
Setiap badan usaha yang didirikan pasti memiliki tujuan yang hendak
dicapai. Dalam mencapai tujuan tersebut dibutuhkan suatu strategi. Strategi
tersebut agar dapat berjalan sebagaimana mestinya harus didukung dengan
sistem pengendalian manajemen yang baik.
Fungsi loss prevention merupakan suatu fungsi dalam melakukan
pengendalian manajemen. Loss prevention untuk pertama kalinya
diterapkan di bidang usaha ritel, dengan Wal-Mart sebagai pencetusnya
Dengan berperan lebih dari sekedar fungsi keamanan, loss prevention
memiliki wewenang dan ruang lingkup yang besar. Mulai dari pengawasan
prosedur, audit, penyidikan kejahatan, penanganan bencana, pertolongan
pertama, dan lain-lain.
Dengan demikian luasnya fungsi loss prevention, dibutuhkan
integritas diantara para pelakunya, dan hal ini memang sangat vital. Loss
prevention menjadi suatu keharusan bagi perusahaan ritel yang memiliki
konsep low cost agar tetap eksis dalam persaingan. Loss prevention
memegang peran yang sangat penting dalam menantisipasi dan
menengdalikan potensi kerugian. Lebih dari itu, loss prevention berfungsi
untuk melindungi kelangsungan hidup badan usaha
Giant, perusahaan ritel yang berfokus di regional Asia memiliki
fungsi tersebut yang dilakukan oleh departemen LP untuk tiap gerainya
Selama ini LP telah banyak memberikan kontribusi yang besar bagi
kelangsungan hidup perusahaan, terutama yang menyangkut masalah
penanganan resiko dan kerugian, baik disengaja maupun tidak. Dengan
adanya LP, Giant bisa menekan tingkat kerugian. Bahkan perilaku
karyawan dapat diubah menjadi positif dan memberikan peningkatan
efisiensi, yang pada akhirnya mendukung strategi low cost Giant.