Abstract :
Perekonomian Indonesia memang sudah cukup membaik, namun masih
belum cukup kuat dan masih cukup mengkhawatirkan. Hal ini membuat
banyak investor asing cukup berhati - hati dalam menanamkan modal di
Indonesia. Adanya modal yang terbatas mendorong perusahaan - perusahaan
agar mencari cara supaya dapat bertahan di tengah perekonomian yang tidak
menentu. Dimana salah satu caranya adalah mencari sektor- sektor usaha baru
yang lebih menguntungkan dan dapat bertahan di situasi krisis, yang pada
akhirnya menciptakan suatu kondisi yang kompetitif.
Adanya persaingan yang ketat antar perusahaan - perusahaan tersebut,
menuntut perusahaan untuk memperbaiki kinerja perusahaan agar lebih baik
dan menyusun strategi agar dapat bertahan di situasi yang kompetitif. Dimana
salah satu caranya adalah dengan melaksanakan kegiatan operasionalnya
secara lebih efektif dan efisien. Hal ini diperlukan karena sebelum menghadapi
perusahaan lain, perusahaan itu harus mengantisipasi dan menyelesaikan
masalah- masalah yang dapat timbul di dalam perusahaan itu sendiri.
Audit operasional dapat dipakai sebagai alat bantu bagi pihak
manajemen untuk menilai apakah aktivitas operasionalnya telah berjalan
secara efektif atau belum. Hal ini karena audit operasional memberikan
informasi yang relevan tentang kondisi dari aktivitas operasional yang
dilakukan oleh perusahaan. Dengan informasi tersebut pihak manajemen dapat
melakukan berbagai tindakan perbaikan atas kelemahan - kelemahan yang
terjadi pada aktivitas operasionalnya, sehingga perusahaan bisa meminimisasi
kesempatan bagi karyawan untuk melakukan penyimpangan- penyimpangan
yang dapat merugikan perusahaan.
PT. "X'' merupakan perusahaan industri yang produk layanannya antara
lain truk karoseri, bangunan konstruksi baja, tangki - tangki penyimpanan
minyak dan bahan bakar, pintu irigasi serta peralatan - peralatan industri
lainnya. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh PT. "X" adalah adanya
keluhan dari konsumen karena proses pelayanannya yang lambat. Selain itu
kepala akuntasi yang merangkap sebagai kepala keuangan juga melakukan
internal audit.
Dengan melakukan audit operasional, pihak manajemen PT. "X" dapat
memperoleh informasi yang relevan tentang aktivitas operasionalnya,
khususnya aktivitas penjualan dan apakah aktivitas ini sudah berjalan secara
efektif Dari informasi tersebut, PT. "X" dapat melakukan tindakan - tindakan
perbaikan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang timbul pada aktivitas
penjualan PT. "X".