Abstract :
Peran strategis rumah sakit dalam suatu sistem kesehatan telah diketahui
sejak diperkenalkannya lembaga rumah sakit, kurang lebih 600 tahun
sebelum masehi di anak benua Hindia, dengan demikian keberadaan rumah
sakit ternyata lebih tua daripada ilmu kedokteran modern. Saat ini,
walaupun banyak sekali terdapat rumah sakit swasta di Indonesia, namun
keberadaan rumah sakit umum masih sangat diharapkan.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan merupakan rumah sakit yang
memegang peranan penting dalam suatu sistem kesehatan tersebut. RSUD
Tarakan adalah salah satu rumah sakit terbesar di kota Tarakan, Kalimantan
Timur. Dengan banyaknya konsumen yaitu pasien yang berobat, maka
RSUD Tarakan selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. Salah
satu bagian yang sangat penting dalam menciptakan kepuasan bagi
konsumen adalah kinerja atau cara kerja karyawan dari RSUD Tarakan
tersebut, karena itu karyawan harus selalu memiliki motivasi untuk
meningkatkan kinerjanya walaupun RSUD Tarakan bersifat non-profit
dalam arti tidak memaksimalkan keuntungan.
Dalam skripsi ini, pembahasan yang dibahas adalah pengendalian personal
dan budaya (Personnel and Cultural Control) kepada karyawan medis dan
administrasi RSUD Tarakan. Mengenai pembatasan tingkah laku karyawan
yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada saat bekerja serta pemberian
motivasi agar karyawan dapat meningkatkan kinerja dalam mengatasi
masalah yang terdapat pada konsumen sehingga konsumen dapat
merasakan kenyamanan saat mereka berobat ke RSUD Tarakan.