Abstract :
Sejalan dengan berkembangnya dunia usaha di era globalisasi
sekarang ini, akuntansi memegang peranan penting dalam badan usaha.
Akuntansi saat ini tidak hanya terbatas pada penyajian laporan keuangan bagi
pihak eksternal dan internal saja. Sekarang ini dunia akuntansi sudah
berkembang pesat sampai mempelajari bagaimana control dilakukan untuk
mendukung kelancaran hidup suatu organisasi Banyak hal yang
mempengaruhi efektivitas suatu control, di antaranya kemauan, kesadaran, ·
dan dorongan dari diri personel yang berada di dalam organisasi itu untuk
bertindak positif
Salah satu control yang memegang peranan penting adalah
personnel dan cultural control, yaitu suatu bentuk control yang
memungkinkan personel badan usaha mengendalikan diri mereka sendiri dan
bertindak sesuai norma-norma yang berlaku dalam badan usaha tersebut.
Untuk itulah, studi ini dilakukan untuk melihat bagaimana efektifitas
personnel dan cultural control dalam mengatasi masalah motivasi di sebuah
organisasi. Organisasi yang dipilih adalah gudang X yang merupakan divisi
penyimpanan untuk bidang tembakau dari PT LDO yang terletak di kota
Jember. Tembakau yang diolah di gudang X ini ditujukan untuk kepentingan
ekspor. Tenaga kerja yang terlibat di gudang X meliputi satu orang kepala
gudang yang sekaligus merupakan pemilik gudang X, lima orang asisten
kepala gudang, satu orang staf bagian pegolahan, satu orang staf pencatatan,
satu orang staf keuangan, dan satu orang staf penyimpanan, 30 orang mandor
yang semuanya adalah wanita, 1100 pekerja wanita, dan 30 pekerja laki-laki.
Dalam studi ini akan dilihat bagaimana pelaksanaan personnel
dan cultural control, efektifitasnya dalam mengatasi masalah motivasi yang
terjadi dan setelah itu, sesuai dengan teori yang berhubungan akan dicari
rekomendasi perbaikan yang mungkin dilakukan terhadap personnel dan
cultural control yang sudah ada.