Abstract :
Pengendalian mempunyai peranan yang sangat penting dalam mencapai
tujuan perusahaan, di mana perusahaan dijalankan oleh berbagai macam
individu yang memiliki latar belakang dan tujuan berbeda. Oleh karena
itulah, diperlukan adanya suatu sistem yang baik, efisien, dan efektif dalam
menangani masalah pengendalian di atas. Pengendalian sendiri dapat dibagi
atas empat macam yaitu pengendalian tindakan (action control),
pengendalian hasil (result control), pengendalian personal (personnel
control), dan pengendalian kultural (cultural control).
Skripsi ini berisi penelitian mengenai penerapan personnel dan cultural
control di sebuah perusahaan distributor bidang farmasi (obat dan
perlengkapan kesehatan). Perusahaan tersebut memperkerjakan banyak
pegawai, khususnya lima belas salesman yang menjadi ujung tombak
kegiatan distribusi agar produk tersebar merata di seluruh target outlet
(pelanggan). Meskipun hasil pencapaian penjualan bukan faktor mutlak
untuk menilai baik atau buruknya kinerja seorang salesman, ukuran tersebut
mempunyai pengaruh yang sangat besar karena dari sinilah mereka
berkontribusi terhadap perkembangan perusahaan.
Untuk dapat melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya sehingga
mencapai kinerja yang baik pula, salesman harus termotivasi baik secara
internal maupun eksternal melalui personnel dan cultural control, yang
mana pengendalian ini mempunyai arah yang cenderung pada pendekatan
psikologis dalam memotivasi seseorang.
Sesuai dengan tujuan studi penulisan skripsi ini, dalam pembahasannya
akan dilihat bagaimana pelaksanaan personnel dan cultural control,
kekuatan dan kelemahannya serta pengaruhnya terhadap peningkatan
kinerja salesman melalui analisis sedalam-dalamnya. Jika memungkinkan,
akan dicari rekomendasi yang sesuai untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan
yang ada sehingga perusahaan makin berkembang dalam masa
yang akan datang.