Abstract :
Pengaruh kinerja pelayanan Pemerintah khususnya Kota Surabaya dalam
mewujudkan kepuasan bagi para investor untuk menanamkan modalnya bagi
investasi di daerah belum menjadi suatu bidang pengamatan yang luas dalam
bentuk penelitian empiris. Adanya kesenjangan dalam pengembangan investasi di
daerah ini, dapat terjadi karena berbagai sebab yang pada dasarnya terkait dengan
tingkat pemahaman pihak Pemerintahan Kota Surabaya mengenai faktor-faktor
yang mempengaruhi keputusan investasi dan ketersediaan serta kesesuaian
pelaksanaan faktor-faktor tersebut secara kondusif
Tanggapan 50 responden terhadap kuesioner dalam survei yang dirancang untuk
mengukur 34 variabel penelitian telah diuji dengan menggunakan Metode
Analisis Kepentingan Kinerja. Hasil penelitian ini secara umum mengindikasikan
bahwa terdapat beberapa tindakan yang membutuhkan peningkatan dalam
kinerjanya. Lebih jauh dari hasil Analisis Diagram Kartesius didapatkan bahwa
faktor-faktor yang menjadi prioritas utama dalam peningkatan kinerja yaitu :
perda tentang perpajakan dan retribusi yang jelas, ketersediaan suplai bahan air
bersih yang memadai, ketersediaan fasilitas kawasan industri, informasi tentang
keberadaan pesaing di kawasan setempat, dan ketersediaan SDM.
Hasil penemuan lain yang juga mendukung kebenaran hipotesis penelitian ini
adalah bahwa terdapat kinerja Pemerintah di bawah rata-rata meskipun faktor ini
tidak penting bagi para investor diantaranya adalah : perda tentang penggunaan.
tata ruang yang jelas, kemudahan dalam perijinan, ketersediaan fasilitas pelayanan
perbankan, terjaminnya kondisi keamanan lingkungan usaha, ketersediaan
fasilitas daerah untuk pembuangan limbah yang memadai, keberadaan fasilitas
sarana dan prasarana pasar, serta ketersediaan bahan baku usaha yang cukup.