Abstract :
Dalam upaya untuk mendapatkan bahan alam pencerah kulit, telah
dilakukan penelitian uji daya hambat aktivitas. tirosinase dari senyawa hesperidin
secara in vitro dengan konsentrasi sebesar 0,61 mg/ml, 0,92 mg/ml, 1,22 mg/ml,
1,83 mg/ml, 3,10 mg/ml. Hesperidin ditentukan aktivitas hambatannya secara in
vitro dengan mengamati absorbansi dopakrom yang dihasilkan dari reaksi
tirosinase dan substrat L-tirosin menggunakan spektrofotometer pada 475nm·
Penentuan aktivitas daya hambat terhadap tirosinase dinyatakan dalam % inhibisi
yang didapat dari harga aktivitas reaksi enzimatik per menit. Didapatkan hasil
sebagai berikut pada [0,61 mg/ml] = 32,58 %, [0,92 mg/ml] = 42,97 %, [1,22
mg/ml] = 50,00 %, [1,83 mg/ml] = 55,44 %, [3,10 mg/ml] = 62,50 %, dan juga
didapatkan harga IC 50 sebesar 1,63 mg/ml. Barga% inhibisi kemudian dianalisis
menggunakan analisis statistik anava didapatkan bahwa dengan adanya
peningkatan konsentrasi dapat menyebabkan peningkatan daya hambat.