Abstract :
Pada penelitian ini dilakukan uji daya antibakteri dan kesetaraannya
dari ekstrak etanol 80% daun kelor (Moringa oleifera lmk) yang didapat dengan
cara soxhletasi, dibandingkan dengan larutan pembanding amoksisilin terhadap
pertumbuhan bakteri Escherichia coli ATCC 23922 dan bakteri Enterobacter
aerogenes. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode difusi
agar menggunakan silinder cup (Ring Diffution Method). Daya hambat diukur
berdasarkan diameter daerah hambatan pertumbuhan bakteri. Dari hasil
penelitian didapatkan bahwa ekstrak etanol 80% daun kelor (Moringa oleifera
Lmk) menunjukkan daya antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia
coli ATCC 23922 dan bakteri Enterobacter aerogenes. Eksterak etanol 80%
daun kelor (Moringa oleifera Lmk) tidak dapat dihitung kesetaraannya dengan
larutan pembanding amoksisilin karena diameter daerah hambatan yang
dihasilkan oleh ekstrak etanol 80% daun kelor (Moringa oleifera Lmk) terhadap
pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan bakteri Enterobacter aerogenes
berada diluar rentang diameter daerah hambatan yang dihasilkan oleh larutan
pembanding amoksisilin.