Abstract :
Penelitian yang telah dilakukan adalah mengenai perbandingan daya
antijamur antara ekstrak etanol 80% rimpang lengkuas merah (Languas galanga
(L.) Stuntz) yang baru dilarutkan dan yang disimpan terhadap pertumbuhanjamur
Trichophyton ajelloi serta profil KLT -Spektrofotodensitometri minyak atsirinya.
Bahan yang digunakan adalah Rimpang Lengkuas Merah yang disari dengan cara
dingin (perkolasi) dengan pelarut etanol 80%. Daya antijamur terhadap
pertumbuhan Trichophyton ajelloi ditentukan dengan metode daya antimikroba
yaitu metode difusi agar menggunakan cylinder cup. Profil kromatogram minyak
atsirinya diamati dengan KLT -Spektrofotodensitometri.
Hasil uji daya antijamur dari larutan ekstrak etanol 80% rimpang lengkuas
merah konsentrasi 30% yang telah disimpan selama 1, 2, 3 dan 4 minggu
menunjukkan adanya penurunan daya antijamur terhadap Trichophyton ajelloi
yang bermakna secara statistik. Hasil analisis KLT -Spektrofotodensitometri
menunjukkan terjadi penurunan komposisi kualitatif komponen penyusun minyak
atsirinya, sehingga mempengaruhi kemampuan larutan ekstrak etanol rimpang
lengkuas merah (Languas galanga (L.) Stuntz) dalam menghambat pertumbuhan
jamur Trichophyton ajelloi.